Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pengidap Alergi Perlu Memperhatikan Risiko saat Pemasangan Eyelash Extension

A. Nugroho • Minggu, 30 November 2025 | 17:12 WIB
PROFESIONAL: Lash Artist mempercantik bulu mata seorang perempuan. Mempercantik bulu mata tidak boleh sembarangan karena ada risiko di baliknya.
PROFESIONAL: Lash Artist mempercantik bulu mata seorang perempuan. Mempercantik bulu mata tidak boleh sembarangan karena ada risiko di baliknya.

Iritasi atau alergi bisa berasal dari lem yang digunakan. Jadi kalau pilih salon pastikan teknisinya sudah profesional di bidang eyelash extension.

DI BALIK tampilan bulu mata yang tampak lentik dan tebal, mempercantik bulu mata juga dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan. Infeksi hingga kerontokan bulu mata asli menjadi keluhan yang kerap muncul. Terutama jika pemasangan dilakukan di tempat yang kurang higienis.

Dokter AXpertskin Clinic, dr. Imelda Tjandra DPI AAAM yang berpengalaman bertahun-tahun di dunia estetika kecantikan menjelaskan, sumber masalah paling umum berasal dari bahan perekat. 

”Iritasi atau alergi bisa berasal dari lem yang digunakan,” ujarnya. Bila kualitas lem buruk, gejala seperti mata merah, gatal, sensasi panas, hingga bengkak bisa muncul hanya beberapa jam setelah pemasangan.

Sementara itu, infeksi lebih sering disebabkan oleh proses pemasangan yang tidak steril. Alat yang kurang bersih, ruangan yang tidak higienis, hingga teknisi yang belum terlatih dapat menjadi pemicu. Imelda menekankan pentingnya memilih salon yang benar-benar profesional.

”Jadi kalau pilih salon pastikan teknisinya sudah profesional di bidang eyelash extension,” lanjutnya. Prosedur pemasangan harus dilakukan secara benar dengan alat bersih serta bahan yang berkualitas tinggi. 

Ia juga menyarankan pelanggan melakukan riset sebelum memutuskan tempat tujuan. Bagi perempuan yang memiliki riwayat alergi, Imelda menyarankan untuk tidak memasang eyelash extension sama sekali. 

Kondisi kulit dan mata yang lebih sensitif membuat risikonya meningkat. Jika iritasi muncul mulai gatal, bengkak, hingga rasa perih, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata.

Risiko terburuk dari pemasangan sembarangan bahkan dapat berdampak pada penglihatan. Peradangan pada kornea atau keratitis bisa terjadi jika lem atau bakteri masuk ke permukaan mata. 

Selain itu, ada pula risiko blefaritis (peradangan kelopak mata), uveitis (peradangan lapisan berpigmen mata), hingga endophthalmitis atau infeksi serius di dalam bola mata yang dalam kasus ekstrem dapat mengancam penglihatan.

Untuk perempuan yang sudah terlanjur memasang eyelash extension, Imelda memberikan sejumlah tips perawatan. Ia mengingatkan agar tidak menggaruk, menggosok, atau menarik ekstensi bulu mata. 

Produk pembersih wajah juga harus dipilih yang bebas minyak dan diaplikasikan secara lembut. ”Karena pembersih wajah yang mengandung minyak bisa cepat melarutkan lemnya,” katanya.

Maskara waterproof sebaiknya dihindari karena dapat merusak bulu mata palsu. Setiap pagi, extension perlu disisir agar tidak menggumpal. Posisi tidur pun harus diperhatikan agar bulu mata tidak cepat patah atau berubah bentuk karena bergesekan dengan bantal. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#perempuan #Kecantikan #eyelash extension #salon #bulu mata