Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Malang Lagi Sering Banjir, Sudah Saatnya Cek Kondisi Kendaraan Kamu agar Terhindar dari Kerusakan

A. Nugroho • Rabu, 3 Desember 2025 | 21:22 WIB

RAWAN BANJIR: Curah hujan tinggi membuat beberapa titik di Kota Malang rawan banjir
RAWAN BANJIR: Curah hujan tinggi membuat beberapa titik di Kota Malang rawan banjir

RADAR MALANG - Kota Malang kembali menghadapi curah hujan tinggi yang menyebabkan beberapa titik rawan banjir muncul dalam beberapa hari terakhir. 

Kondisi ini membuat aktivitas warga sering terganggu karena jalan tergenang, kemacetan meningkat, dan risiko kendaraan mogok ikut bertambah. Situasi tersebut menjadi perhatian banyak orang karena mobil atau motor yang terendam air berpotensi mengalami kerusakan serius.

Agar kamu tetap aman berkendara di tengah cuaca tidak menentu, pengecekan kendaraan perlu dilakukan dengan lebih teliti. Setiap komponen memiliki fungsi penting saat melewati area rawan banjir. 

Dengan memahami bagian mana saja yang harus diperhatikan, kamu bisa mengurangi risiko kerusakan dan menjaga kendaraan tetap optimal.

 

  1. Periksa kondisi rem secara berkala

Rem adalah komponen paling vital saat melewati genangan air. Rem yang aus akan menurunkan daya cengkeram sehingga rawan menyebabkan kecelakaan. 

Karena itu, kamu harus memastikan kampas rem tidak menipis dan sistem rem bekerja sesuai standar.

Setelah melewati jalan tergenang, fungsi rem juga bisa menurun karena air masuk ke sela komponen. Lakukan pengereman ringan beberapa kali untuk mengeringkan kampas rem. 

Pastikan tidak ada suara gesekan atau getaran yang menandakan komponen mulai rusak.

  1. Cek tekanan dan kondisi ban

Ban menentukan stabilitas kendaraan di jalan basah. Tekanan ban yang tepat membantu ban mencengkram aspal lebih kuat. 

Ban yang terlalu kempis atau terlalu keras dapat membuat kendaraan mudah tergelincir.

Kamu juga harus memperhatikan ketebalan alur ban. Alur yang cukup dalam membantu membuang air dari permukaan ban sehingga risiko aquaplaning bisa berkurang. 

Jika alur sudah menipis, segera ganti agar kendaraan tetap aman.

  1. Pastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman

Sistem kelistrikan sangat rentan terhadap air. Kabel yang terbuka atau sambungan yang longgar bisa menyebabkan korsleting jika terkena genangan. 

Periksa bagian ini secara menyeluruh sebelum musim hujan semakin parah.

Beberapa komponen seperti aki dan konektor harus dipastikan tetap kering. Jika kendaraan kamu pernah terendam, lakukan pengecekan di bengkel untuk memastikan tidak ada komponen kelistrikan yang rusak atau berkarat.

  1. Periksa filter udara 

Filter udara bisa menghisap air saat melewati genangan yang tinggi. Air yang masuk ke ruang pembakaran dapat menyebabkan mesin rusak parah. 

Karena itu, filter udara perlu dicek kebersihannya dan pastikan posisinya aman dari cipratan air.

Jika kendaraan sempat melewati banjir tinggi, segera periksa apakah filter menjadi lembap. Filter yang basah harus diganti karena dapat merusak performa mesin dan membuat pembakaran tidak stabil.

  1. Cek oli mesin 

Oli mesin membantu menjaga kinerja kendaraan tetap optimal. Jika air masuk ke dalam oli, warnanya akan berubah menjadi lebih pucat atau seperti susu. 

Kondisi ini dapat merusak komponen mesin jika dibiarkan terlalu lama.

Setelah melewati banjir, kamu wajib memeriksa kondisi oli melalui dipstick. Jika terlihat ada perubahan warna, segera lakukan penggantian. 

Jangan menunda proses ini karena oli terkontaminasi air akan merusak mesin dalam waktu singkat. (kdk)

Editor : A. Nugroho
#kendaraan mogok #rem #rawan banjir #curah hujan #Kota Malang #Korsleting