Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Percepat Infrastruktur Sumbar, BRI Dukung Sindikasi Rp2,2 Triliun Flyover Sitinjau Lauik

Aditya Novrian • Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:39 WIB
Photo
Photo

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Kali ini, BRI berpartisipasi dalam fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp2,2 triliun untuk proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Proyek Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu infrastruktur yang paling dinantikan masyarakat Sumatera Barat. Selama ini, jalur Padang–Solok dikenal ekstrem dengan tingkat kemiringan curam serta risiko kecelakaan yang tinggi.

Dalam kerja sama tersebut, BRI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunners (JMLAB) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Pembiayaan ini juga didukung sejumlah bank peserta, antara lain PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), serta Bank Nagari.

Di tengah upaya pemulihan Sumatera Barat pascabencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu, proyek ini diharapkan membawa harapan baru. Kehadiran flyover tersebut dinilai dapat meningkatkan keselamatan, kelancaran konektivitas, serta mobilitas masyarakat dan logistik.

Flyover Sitinjau Lauik memiliki panjang 2,774 kilometer dengan nilai proyek mencapai Rp2,739 triliun. Masa konstruksi ditargetkan sekitar 2,5 tahun, dengan masa operasi selama 10 tahun. Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan jalan dan jembatan (flyover), perencanaan teknis, hingga preservasi selama masa operasional.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan, keterlibatan BRI dalam pembiayaan proyek ini merupakan bentuk dukungan perseroan terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“BRI memiliki kapasitas pendanaan yang kuat untuk masuk pada proyek-proyek KPBU dengan struktur yang bankable. Kami terus mengoptimalkan peran sebagai institusi keuangan yang mendukung penguatan konektivitas dan produktivitas nasional,” ujarnya.

Riko juga mengapresiasi dukungan Kementerian PUPR serta peran PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PPI) dalam memastikan struktur pembiayaan proyek berjalan prudent dan terukur. Menurutnya, kelengkapan struktur pendukung tersebut membuat proyek ini memiliki tingkat kelayakan pembiayaan yang baik serta potensi manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

“BRI senantiasa menghadirkan solusi pembiayaan yang prudent, terukur, dan berorientasi pada manfaat sosial-ekonomi. Percepatan pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting untuk meningkatkan konektivitas, produktivitas, dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia,” tambahnya.

Melalui pembiayaan sindikasi Flyover Sitinjau Lauik, BRI berharap akses transportasi menuju dan dari Sumatera Barat menjadi lebih aman dan efisien. Infrastruktur ini juga diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar arus logistik, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Selain pembiayaan, BRI turut menghadirkan layanan terintegrasi melalui BRI One Solutions untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha dan mitra proyek. Layanan tersebut meliputi pengelolaan transaksi melalui Qlola, fasilitas Bank Garansi, Supplier/Vendor Financing, hingga Employee Benefits.

“Partisipasi BRI dalam proyek ini menjadi bukti konsistensi perseroan dalam mendukung program pembangunan pemerintah. Melalui sinergi lintas lembaga dan kapasitas pendanaan yang solid, BRI terus berperan aktif menghadirkan pembangunan yang inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Riko.

Editor : Aditya Novrian
#BBRI #BRI