Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gen Z di Surabaya Lebih Pilih Menyewa Hunian, AREBI Jatim sebut karena Fleksibilitas

Aditya Novrian • Kamis, 25 Desember 2025 | 18:40 WIB
MEWAH DAN TERTATA: Deretan rumah tertata rapi berdampingan dengan fasilitas umum di daerah Surabaya.
MEWAH DAN TERTATA: Deretan rumah tertata rapi berdampingan dengan fasilitas umum di daerah Surabaya.

SURABAYA – Membeli rumah bukan lagi menjadi prioritas Gen Z. Mereka lebih nyaman hidup berpindah-pindah dengan menyewa alias mengontrak hunian. Gaya hidup nomaden itu dipengaruhi faktor fleksibilitas, mobilitas kerja, serta enggan terjerat cicilan hunian jangka panjang.

Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jatim Budiono Yuwono mengatakan, bagi Gen Z, kualitas hidup lebih penting ketimbang kepemilikan aset. Mereka lebih mengutamakan fleksibilitas dan mobilitas. ”Anak muda tidak mau terikat komitmen panjang seperti KPR. Apalagi, karier mereka masih dinamis,” ujarnya.

Pilihan menyewa rumah memberi ruang bagi Gen Z untuk berpindah lokasi sesuai kebutuhan kerja dan gaya hidup.

Mereka cenderung memilih perumahan yang sudah tertata, dekat pusat aktivitas, dan memiliki fasilitas pendukung yang lengkap. ”Yang  dicari kenyaman, internet cepat, dan lingkungan rapi. Mereka tidak mau repot urusan kampung atau perawatan rumah,” jelas Budiono.

Dewan Penasihat AREBI Jatim sekaligus Principal Java Property CitraLand Rudy Sutanto menyebut, Gen Z tidak sekadar menyewa rumah, tetapi mengontrak rumah yang mendukung aktivitas kerja. Mereka memilih hunian dekat tempat kerja. ”Hitungannya lebih murah daripada harus mencicil rumah di pinggiran kota,” katanya.

Menurut Rudy, kebutuhan fasilitas sangat bergantung pada jenis pekerjaan. Pekerja kreatif seperti desainer, kreator konten, hingga entrepreneur digital membutuhkan internet kencang dan ruang kerja yang nyaman.

Banyak juga yang menyewa apartemen atau rumah yang bisa difungsikan sekaligus sebagai tempat kerja. Terutama, yang punya usaha sendiri. Mereka mengonsep lantai atas untuk tinggal, sementara bagian bawah sebagai kantor.

Menurut Budiono, mayoritas Gen Z menyewa rumah hanya satu tahun. Bahkan, dua hingga tiga tahun sudah tergolong lama. “Dulu pemilik rumah tidak mau sewa setahun, sekarang pasar menyesuaikan” jelasnya. (omy/aph/adn)

Editor : A. Nugroho
#Surabaya #mengontrak #Gen Z #AREBI Jatim