BATU - Kecelakaan (laka) maut kembali terjadi di jalur Klemuk, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu. Diduga akibat rem blong, pengendara motor meninggal dunia (MD) di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (28/12) sekitar pukul 15.30.
Laka maut itu bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N 4079 ACI yang dikendarai Jonas dan membonceng Polmawarni, 46, asal Jakarta Selatan melaju dari arah barat menuju timur atau dari atas menuju bawah jalur Klemuk. Saat melintas di jalur menurun, kendaraan roda dua tersebut diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Pada waktu bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi N 1519 GE yang berhenti di kawasan Jalan Dukuh hendak masuk ke jalur utama. Jarak yang terlalu dekat menyebabkan tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor menghantam mobil yang dikendarai Lukman Afandi, 24. Tabrakan itu diduga sangat keras karena motor sampai menancap di kaca depan mobil dan Jonas langsung meninggal di lokasi.
Asal korban meninggal berikut umurnya belum diketahui pasti karena hingga berita ini ditulis belum ditemukan KTP atau kartu pengenal lainnya dari korban.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Agus Atang Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh gangguan pada sistem pengereman sepeda motor. “Sistem pengereman motor tidak berfungsi, kecepatan tinggi, kemudian motor oleng ke kanan hingga menabrak bagian atas kiri mobil dan menancap di sana,” ungkapnya.
Benturan keras tersebut mengakibatkan pengendara motor tewas di TKP. Korban dilaporkan meninggal dunia di atas mobil akibat luka parah yang dideritanya. Sementara itu, perempuan yang dibonceng mengalami luka-luka.
Tak hanya itu, satu penumpang mobil Avanza yang duduk di dalam kendaraan juga turut mengalami luka-luka.Selain itu, satu penumpang yang duduk di kursi sisi kiri mobil Icameidiana, 20, juga mengalami luka-luka. "Korban terkena benturan cukup keras dari motor,” tambah Ipda Agus.
Seluruh korban langsung dilarikan ke RS Hasta Brata Kota Batu guna mendapatkan perawatan medis. Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Kerugian akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Laka ini menambah daftar panjang kecelakaan di Jalur Klemuk yang dikenal menurun dan cukup ekstrem.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat senantiasa berhati-hati terlebih saat berkemdara di jalur yang ekstrem. Tak hanya itu kondisi motor harus dipastikan dalam kondisi baik. (dia)
Editor : A. Nugroho