GRESIK – Aksi sekelompok berandalan yang meresahkan warga terjadi di wilayah Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1) malam. Gerombolan tersebut membuat keributan di sebuah warung kopi (warkop) dan berujung pada pengeroyokan terhadap seorang warga hingga mengalami luka-luka.
Polisi bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik telah mengamankan satu anggota kelompok perusuh pada kemarin (22/1). Sementara itu, tiga pelaku lainnya masih diburu dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan menjelaskan, aksi anarkistis tersebut bermula dari konvoi sepeda motor yang dilakukan kelompok berandalan itu di kawasan Desa Kedungsumber. Sekitar pukul 22.30, mereka mendatangi sebuah warkop dan langsung berbuat onar.
”Kelompok tersebut datang secara bergerombol dan melakukan tindakan anarkistis di lokasi,” ungkap Asyraf. Tidak berhenti di situ, para pelaku kemudian mengeroyok korban Ego Yulianto, 30. Korban tidak mampu melawan karena kalah jumlah.
Akibat pengeroyokan itu, Ego mengalami luka sobek di bagian dagu dan kepala, serta memar di sejumlah bagian tubuh. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. ”Aksi komplotan itu terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan satu pelaku berinisial DS. Selain itu, tiga pelaku lainnya berinisial FA, RS, dan RZ telah ditetapkan sebagai DPO. Berdasarkan keterangan sementara, kelompok tersebut melakukan sweeping dengan sasaran orang yang menggunakan atribut kelompok lain.
Di hadapan penyidik, DS mengaku kerap terlibat perselisihan dengan kelompok lain. Pria asal Kecamatan Benjeng itu berdalih hanya ikut-ikutan dan mengaku menyesali perbuatannya. (yog/ris/adn)
Editor : Aditya Novrian