Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dilempar Es Gabus oleh Aparat, Kakek Ini Trauma Berjualan

Aditya Novrian • Rabu, 28 Januari 2026 | 11:48 WIB
Ilustrasi pedagang (freepik)
Ilustrasi pedagang (freepik)

Radar Malang- Aparat kembali melakukan tindakan kekerasan. Insiden ini terjadi atas laporan dari warga soal dugaan es gabus yang berbahan dasar spons. Pedagang tersebut kemudian diamankan di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam video yang beredar, dua oknum aparat yang masing-masing berseragam Polisi dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) sedang menginterogasi penjual es gabus.

Salah satu aparat tersebut menunjukkan pada kamera bahwa es gabus yang ia bakar meleleh. “Bisa kita lihat, ini bahannya spons karena meleleh saat dibakar,” terang aparat dalam video yang beredar.

Pedagang yang bernama Suderajat (49) telah berjualan es gabus selama 30 tahun. Naasnya, setelah peristiwa tersebut ia mengaku tidak berjualan selama tiga hari. Lantaran trauma dengan sikap aparat yang mendadak menganiayanya.

Penjual es gabus ini juga mengaku bahwa telah ditendang oleh aparat dengan sepatu bot hingga terpental. Mereka tidak meminta maaf setelah melakukan hal keji tersebut.

Es gabus milikinya telah diuji oleh Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Kepolisian, Polda Metro Jaya dan terbukti bahwa jajanan tersebut tidak mengandung bahan berbahaya, seperti spons atau busa.

Kasus salah tuduh ini mengundang banyak simpati dari masyarakat. Suderajat mendapatkan hadiah dari motor dan modal usaha dari Kapolres Metro Depok. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendatangi kediaman Suderajat. Rumahnya akan direnovasi dan anaknya yang sempat putus sekolah telah terjamin dapat menempuh pendidikan kembali.

 Baca Juga: Rumah Jokowi Dijaga Ketat Aparat, Terkait Dugaan Ijazah Palsu?

Penulis: Marsha Nathaniela

 

Editor : Aditya Novrian
#aparat #Es Gabus