Peristiwa tragis ini terjadi di Sumatera Selatan. Setelah lima hari sejak pembunuhan, Andi (38) merasa takut dan tidak tenang. Ia kemudian datang dan menyerahkan diri ke Polsek Ilir Barat I pada Selasa (27/1/2026).
Tersangka pembunuhan merupakan seroang office boy yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Plaju. Sedangkan, korban WU (50) sebagai tukang pencuci ompreng.
Kronologi pembunuhan ini dimulai pada saat korban memaksa ikut dengan Andi yang akan mengembalikan terpal pinjaman ke Desa Gaung Asam. Dengan terpaksa Andi mengiyakan dan memboncengnya menggunakan motor korban.
Dalam perjalanan, tersangka merasa tak nyaman lantaran tubuhnya terus dipeluk, padahal ia sudah berkeluarga.
Tak kuasa menahan emosi, tersangka langsung menghentikan motor lantas menjegal korban dan mencekik leher korban menggunakan kerudung yang digunakan WU (50) hingga tewas.
Korban kemudian ditinggalkan di semak-semak bekas kebun nanas di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida, Kabupaten Muara Enim.
Sedangkan Andi lantas pulang ke Palembang dengan travel, meninggalkan motor korban di Lembak, Muara Enim.
Sebelumnya terdapat laporan penemuan jasad peremuan pada Selasa sore di semak-semak kebun nanas milik warga.
Usai menghabisi nyawa korban, tersangka mengaku merasa tidak tenang dan ketakutan. Namun, ia belum berani menyerahkan diri dan memilih mendatangai polisi usai lima hari.
Dari pengakuannya, tersangka langsung diserahkan ke Satreskrim Polres Muara Enim untuk diperiksa dan akan menjalani hukuman.
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian