RADAR MALANG - Beberapa waktu terakhir, perbincangan mengenai Whip Pink, ramai di jagat media sosial. Persoalan ini mencuat setelah meninggalnya seorang influencer perempuan pada Jum’at (23/1/2026). Netizen berspekulasi penggunaan tabung gas berwarna pink itu diduga menjadi penyebab kematiannya lantaran tabung gas tersebut ditemukan di kamar asisten rumah tangganya.
Mengenal Whip Pink dan N₂O
Whip Pink merupakan merk dari tabung yang berisi gas N₂O (Nitrous Oxide). Dalam platformnya, tabung cantik ini dibandrol mulai dari harga Rp390.000 ribu untuk 580 gram hingga Rp1.400.000 dengan kandungan 2050 gram.
Dilansir dari Direktorat Intelijen Obat dan Makanan, dalam industri pangan gas N₂O biasanya digunakan sebagai pembentukan busa krim dan penstabil tekstur.
Di sisi lain dalam dunia medis, gas tersebut digunakan sebagai agen inhalasi sedasi ringan, analgesic ringan, dan pendamping anestesi umum yang pemberiannya disertai oksigen dengan kadar 30-50% untuk mrencegah terjadinya Hipoksia.
Gas ini juga biasa digunakan dalam bidang otomotif yang berguna untuk meningkatkan tenaga pada beberapa mesin mobil, lebih dikenal dengan sebutan NOS.
Penyalahgunaan N₂O
Di Indonesia, N₂O di bawah pengawasan tenaga kesehatan, sedangkan dalam dunia pangan, gas ini diizinkan oleh BPOM yang tercatat sebagai bahan tambahan pangan untuk keperluan tertentu.
Namun, perizinan ini disalahgunakan untuk tujuan rekreasi. Tren menghirup gas atau whipping dikenal sebagai laughing gas lantaran saat dihirup, gas N₂O akan masuk ke dalam otak dan bekerja pada sistem susunan saraf pusat dengan mengurangi rasa sakit, memberikan efek tenang, serta dapat menimbulkan rasa ringan dan euphoria.
Efek Bahaya Whipping Bagi Anggota Tubuh
- Kelumpuhan
Nitrous Oxide dapat menghancurkan vitamin B12 dalam tubuh yang selama ini berfungsi untuk merawat lapisan pelindung saraf. Dampaknya, saraf tepi akan mati dan menyebabkan kesemutan di ujung jari, mati rasa, gangguan keseimbangan hingga lumpuh total (kaki tidak dapat digerakkan).
- Sesak Napas
Jika N₂O langsung dihirup melalui hidung atau mulut, saluran pernapasan dapat menjadi lumpuh, tenggorokan membeku, dan menyebabkan sesak napas.
- Kematian Mendadak
Dampak whipping ini menyebabkan kebingungan, mudah lupa, hilang kesadaran, depresi, halusinasi, dan paranoid.
Di sisi lain, kegiatan berbahaya tersebut dapat menyebabkan kerusakan otak dan sumsum tulang belakang karena vitamin B12 dalam tubuh sudah tidak berfungsi.
Jika digunakan dalam waktu yang lama, seseorang dapat mengalami serangan jantung dan kematian secara mendadak.
Gas N₂O aman jika digunakan dalam dunia medis dan industri pangan karena sudah memiliki perizinan dan pengawasan tersendiri. Sementara itu, gas ini dapat disalahgunakan untuk mencapai efek “ngefly” yang menimbulkan dampak serius bagi kesehatan hingga berujung kematian.
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian