CILEGON - Asap membubung berwarna oranye dengan aroma menyengat tampak muncul dari pabrik penyimpanan bahan kimia di Kota Cilegon, Banten pada Sabtu (31/1/2026). Asap tersebut disinyalir berasal dari PT Vopak Terminal Merak di Kota Cilegon.
Permukiman warga di kawasan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Banten ikut terdampak karena insiden tersebut. Sejumlah warga mengaku merasakan sesak napas karena efek asap tersebut.
Dilansir oleh CNN Indonesia, kepulan asap tersebut disebabkan oleh reaksi kimia cairan asam nitrat atau nitric asid (HNO3). Cairan yang bersifat korosif dan beracun tersebut dapat menimbulkan luka bakar yang parah pada kulit.
Asam nitrat sering dimanfaatkan dalam produksi pupuk nitrogen, bahan peledak, pengolahan tambang, dan dalam proses pasivasi baja tahan karat.
Baca Juga: Munculnya Aduan Warga, Satpol PP Cek Limbah Pabrik Kertas
Pihak PT Vopak telah membantah dugaan kebocoran gas. Pihaknya menyebut bahwa operasional PT Vopak sendiri tetap berjalan dengan normal. Selain itu, langkah mitigasi berupa pemasangan beberapa alat untuk mengecek kualitas udara juga telah dilakukan.
Meskipun demikian, sebanyak 56 warga di kawasan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota CIlegon, Banten mengeluh mual, pusing, dan muntah tepat setelah asap oranye tersebut keluar dari PT Vopak pada Sabtu (31/1).
Kepala Puskesmas Pulomerak mengimbau warga untuk memakai masker dan segera berobat apabila mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan.
Penulis: Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian