BOYOLALI — Geram akibat terus ditagih utang, pelaku berinisial A nekat melakukan aksi balas dendam. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/01/2026) di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Diduga pelaku memiliki utang kepada korban dan kerap ditagih secara terus-menerus. Rasa kesal yang memuncak membuat pelaku akhirnya melancarkan aksinya. Rumah korban yang saat itu hanya dihuni istri berinisial D dan anaknya membuat suasana rumah dalam keadaan sepi sehingga warga sekitar tidak bisa mendengar suara teriakan saat aksi berlangsung.
Berdasarkan hasil interogasi pihak Polres Boyolali, pelaku mengaku mendatangi rumah korban yang saat itu dalam kondisi tidak terkunci. Melihat adanya celah, pelaku langsung menerobos pintu depan dan memanggil nama korban agar bisa masuk ke dalam rumah dan melancarkan aksinya.
Dengan dalih ingin membayar utang, pelaku berhasil menemui korban di depan rumah. Pelaku kemudian berpura-pura menanyakan nomor rekening korban. Namun, sebelum uang diterima, korban justru mengalami tindak kekerasan.
Baca Juga: Pelaku Penyekapan dan Perampokan di Gresik Dibekuk
Pelaku yang sengaja membawa cutter ke rumah korban dengan niat untuk membunuh, kemudian menodongkan senjata tersebut ke leher korban. Dalam kondisi ketakutan, korban meminta agar kekerasan dihentikan dan mengikhlaskan utang pelaku berinisial A. Namun, pelaku tidak menghiraukan permintaan tersebut dan tetap melakukan aksinya terhadap korban yang merupakan istri dari juragan sate beserta anaknya.
Suami korban yang tengah merantau mulai curiga setelah berkomunikasi dengan istrinya melalui telepon. Ia kemudian meminta kerabatnya untuk mendatangi rumah korban dan melakukan pengecekan. Saat kerabatnya tiba di lokasi, darah sudah berceceran. Korban berinisial D ditemukan dalam keadaan luka serius, sementara anaknya dinyatakan meninggal dunia.
Tidak hanya melakukan kekerasan, pelaku juga merampok sejumlah barang yang ada di rumah korban. Polsek Karanggede memastikan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Hingga kini, kasus tersebut masih terus dikawal oleh Polres Boyolali untuk ditindaklanjuti. Kekesalan pelaku akibat persoalan utang akhirnya mengubah nasib satu keluarga dan merenggut nyawa korban.
Penulis: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian