MALANG - Air menjadi kebutuhan vital ratusan ribu nahdliyin yang akan memadati Stadion Gajayana untuk mengikuti mujahadah kubro harlah 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (8/2). Apalagi, gelombang mereka sudah mulai berdatangan sejak Sabtu (7/2).
Bekerja sama dengan PDAM Tugu Tirta, panitia lokal PCNU Kota Malang menyiapkan ratusan titik layanan air untuk memenuhi kebutuhan jamaah.
Baca Juga: Info Trans Jatim: 6 Shelter Malang Nonaktif Selama Harlah 1 Abad NU, Cek Rutenya
“Kami menyiapkan total 200 titik layanan air untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan jamaah,” ujar Priyo Sudibyo, direktur utama PDAM Tugu Tirta Kota Malang.
Rinciannya, 50 titik suplai air untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), 50 titik kran wudu di dalam Stadion Gajayana, serta 100 titik anjungan air siap minum dan kran wudu di area luar stadion.
Jumat (6/2), Ketua PCNU Kota Malang Dr KH Isroqunnajah sempat meninjau langsung titik-titik tersebut. Bahkan, mencicipi air siap minum dari saluran yang disediakan.
“Airnya segar,” katanya.
Gus Is, sapaan akrabnya, berharap fasilitas itu tidak kurang. Sehingga, jamaah bisa mengikuti seluruh rangkaian acara mujahadah dengan khusyuk dan khidmat.
Ketua Panitia Lokal PCNU Kota Malang H Edy Hayatullah mengatakan, total ada ribuan relawan dari berbagai unsur badan otonom dan lembaga NU yang diterjunkan.
Mereka berasal dari LPBI NU, GP Ansor, Banser, PMII, IPNU, IPPNU, Pramuka Ma’arif NU, hingga muhibbin NU yang dengan sukarela terlibat dalam pelayanan jamaah.
Baca Juga: Jelang Harlah 1 Abad NU 2026, Ini Deretan Rumah Sakit Terdekat untuk Penanganan Darurat
“Setiap relawan punya peran. Ada yang di posko, ada yang membagikan konsumsi, ada yang mengatur arus jamaah, ada juga pasukan semut yang fokus kebersihan. Semua bergerak dengan semangat khidmah,” jelasnya.
Untuk mendukung pelayanan jamaah, PCNU Kota Malang menyiapkan 100 tenda posko yang tersebar di berbagai titik strategis kota. (*)
Editor : Aditya Novrian