MALANG KOTA – Gema Ramadan 1447 H jadi ajang sekolah untuk menyalurkan bakat siswa di bidang Alquran.
Acara yang digelar pada 6-8 Maret 2025 ini, merupakan even tahun ketiga yang dilaksanakan Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, serta Universitas Islam Malang (UNISMA).
Sampai dengan Kamis (19/2), sudah ada 90 sekolah yang mendaftarkan siswanya dari total 375 SD negeri dan swasta di Kota Malang.
Di antaranya untuk Kecamatan Lowokwaru, ada SDN Sumbersari 1, SDN Lowokwaru 2, SDN Merjosari 5, SD Muhammadiyah 4 Malang, SD Anak Saleh Malang, SD Insan Amanah, dan SD Laboratorium UM.
Lalu, Kecamatan Kedungkandang ada SDN Bumiayu 1, dan SDN Cemorokandang 4.
Sedangkan, Kecamatan Blimbing ada SDN Purwodadi 1, SDN Arjosari 1, SD Islam Sabilillah 1 MALANG, SD Muhammadiyah 3 Assalaam Malang, dan SDI Plus Al Azhar.
Kecamatan Sukun ada SDN Bandulan 4, SDN Bakalan Krajan 2, SDN Mulyorejo 3, SDN Pisang Candi 1, dan SD Islamic Global School.
Terakhir ada Kecamatan Klojen dengan SDN Rampal Celaket 2, dan SD Margo Basuki 1 Malang.
Ada pula, madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang yang berpatisipasi.
Di antaranya, MIN 1 Kota Malang, MIN 2 Kota Malang, MI Nurul Huda 1 Malang, MI Tabiyatul Huda, MI Diponegoro Malang, MI Tahfidz Al Asyhar, MI Islamiyah, MI Al Fattah Kota Malang, dan MI Al Iman.
Salah satu sekolah yang rutin ikut Gema Ramadan setiap tahunnya dari SD Insan Amanah mengungkapkan bahwa ajang ini bisa mengasah hasil belajar siswa di sekolah.
"Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan siswa kami bisa mengisi kegiatan Ramadan dengan mencintai Alquran,” ujar Kepala SD Insan Amanah Malang Dr Suhardini Nurhayati SPd MPd. (bes)
Editor : A. Nugroho