JABUNG, RADAR MALANG – Hujan disertai angin beberapa hari memicu bencana, Rabu lalu (29/4). Di Kecamatan Jabung, dua rumah rusak diterpa angin kencang. Lokasinya di Desa Kemantren dan Desa Suko lilo
Jumlahnya bisa bertambah jika ada rumah korban bencana yang tidak dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.
Baca Juga: Angin Kencang Terbangkan Atap Dua Bangunan Warga di Kecamatan Singosari
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabu paten Malang Sadono Irawan menjelaskan, bencana yang menimpa dua desa tersebut terjadi hampir di waktu yang bersamaan. Yakni sekitar pukul 13.30. “Hujan berlangsung sejak pukul 12.00 sampai 16.30. Intensitas deras ditambah angin yang kencang,” ujar Sadono kemarin.
Tim BPBD baru mendapat informasi kerusakan rumah sekitar pukul 17.00. Kerusakan terjadi di lingkungan RT 19 RW 3 Desa Sukolilo, dan juga di RT 6, RW 1, Desa Kemantren. Total ada 5 rumah yang rusak. ”Rinciannya, empat rumah rusak berada di Desa Kemantren. Milik Muhamad Cahyo Wibowo, Suyono, Muhammad Saiku, dan Mujiono,” katanya “Umumnya kerusakan di bagian teras dan kamar,” tambah pejabat eselon III B Pemkab Malang itu.
Sementara di Desa Sukolilo, dia melanjutkan, satu rumah rusak milik Suprianto. Selain rumah, angin kencang juga menumbangkan pohon di depan rumah korban. Pohon setinggi 15 meter itu berdia meter 60 sentimeter. “Pohon menimpa rumah Suprianto dan warung di dekatnya. Pos kamling dan kabel internet dari provider My Republic juga ikut tertimpa,” kata dia.
Baca Juga: Kota Batu Diterjang Angin Kencang, Lima Pohon Trambesi Tumbang Melintang Jalan
Mayoritas kerusakan terjadi di bagian atap. Khusus atap berbahan seng sampai beterbangan. Kemarin, rumah rumah dan objek yang rusak karena bencana angin kencang tersebut sudah selesai dibersihkan warga. Pihaknya belum mengetahui berapa kerugian material karena masih tahap penghitungan. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho