Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Calon Presidium Punya Latar Belakang Beragam, Mulai Notaris, Guru, sampai Kontraktor

M. Affan Fauzan • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:32 WIB
HARI INI PEMILIHAN: Aremania memberikan dukungan langsung dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan.
HARI INI PEMILIHAN: Aremania memberikan dukungan langsung dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan.

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Pemilihan Presidium Aremania 2026-2028 akan berlangsung di Hotel Selecta hari ini. Ada 10 kandidat yang akan dipilih perwaki lan masing-masing korwil dan komunitas Aremania.

Nanti setiap korwil dan komunitas Aremania diwakili satu voter dan pendamping. Sistem pemilihan akan menggunakan voting. Suara terbanyak akan menjadi Presidium Aremania untuk dua tahun ke depan. Akan ada tujuh presidium yang terpilih.

Menariknya, calon Presidium Aremania kali ini memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang dari kalangan pendidik, pegawai swasta, hingga pengusaha. Keragaman tersebut dilihat menjadi hal yang baik.

Anggota Komisi Pemilihan Aremania (KPA) Dedi Arisandi mengungkapkan, setiap calon memiliki profesi yang berbeda-beda. Seperti di bidang pendidik ada sosok Ibrahim Riqi dan Rida Hartatik. Kemudian ada juga yang bekerja di instansi swasta seperti Achmad Ardiansyah, Ali Rifki, Teddy Krisna dan Arya Teguh.

Selain itu, ada juga yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Seperti Prayogi Setiawan, Soni Taufik, Yudis Fianta, Septian Eka. ”Kami melihat calon-calon memiliki background yang berbeda-beda, jadi mereka bisa memberikan kontribusi sesuai dengan latar belakangnya nanti,” ujar dia.

Baca Juga: 10 Calon Presidium Aremania Bakal Melakukan Kampanye, Berikut Jadwalnya

Dia menjelaskan, kalau latar belakang tersebut dapat memudahkan organisasi dalam menjalankan tugas. Sebab, dari tujuh presidium yang terpilih akan melaksanakan tugas yang berbeda. Seperti bidang hukum dan advokasi, seni budaya dan kreativitas, sosial dan kemanusiaan, organisasi dan coordinator wilayah (Korwil), kehumasan dan komunikasi, pembinaan suporter dan pendidikan, serta usaha dan kemandirian.

Dedi menambahkan, kalua ketujuh bidang tersebut bisa saja berubah menyesuaikan bagaimana kebutuhan ke depan. Itu karena, Keputusan pemilihan tujuh bidang kerja biasanya dari coordinator presidium terpilih. ”Nantinya koordinator dan anggota akan menyepakati bidang yang sesuai dan mendekati dengan profesi atau latar belakang. Sehingga jalannya organisasi bisa berjalan dengan optimal,” tambah dia.

Baca Juga: Aremania Utas, 12 Calon Presidium Jalani Empat Tahap Fit and Proper Test, Siapa yang Lolos?

Arisandi menjelaskan, latar belakang para calon juga menunjukkan aturan berjalan. Di mana tidak ada dari kalangan politik. Menurutnya, sesuai AD/ART presidium tidak boleh seorang politikus. Salah satu pertimbangannya, ditakuti membawa kepentingan di luar organisasi. ”Harapannya, para presidium terpilih membuat organisasi dan Aremania jadi lebih baik lagi,” kata dia.

Di tempat terpisah, salah satu calon Presidium Aremania Teddy Krisna Putra salah satu misinya menjaga dan memperkuat nilai salam satu jiwa. Tidak terlibat dan memihak rivalitas konflik suporter. ”Membangun citra positif suporter lewat kegiatan sosial dan kemanusiaan,” katanya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#KPA #2026-2028 #Pemilihan Presidium #aremania