LAWANG, RADAR MALANG - Kemacetan terjadi di Jalan Raya Dr Wahidin, Patal, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu malam (11/7). Hal itu dikarenakan sebuah truk muatan tebu terguling di jalur Surabaya menuju ke Malang. Diduga kecelakaan itu diawali dari sopir yang mengantuk.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan bahwa truk yang terguling pada pukul 19.13 itu adalah Mitsubishi Fuso Colt Diesel 125Ps dengan nopol M 8269 UH. Pengemudinya bernama Liadi, 40, warga Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.
Liadi mengendarai truk dengan muatan tebu itu dari arah utara menuju ke selatan. Kecepatannya terpantau tidak kencang, hanya berkisar di angka 20 sampai 30 kilometer per jam.
"Yang bersangkutan mau mengirim tebu dari Lumajang ke PG Kebonagung. Saat itu muatannya penuh, tapi tidak sampai meluber," terang dia.
Chelvin menambahkan bahwa pada mulanya truk dengan kabin warna merah itu berjalan normal di sisi kanan jalan. Tiba-tiba, truk itu oleng dan terguling. "Dugaan kami, pengemudi mengalami microsleep, lalu menabrak median atau bagian tengah jalan dan terguling," imbuh Chelvin.
Beruntung Liadi tidak mengalami luka-luka. Akan tetapi, truk merah itu terguling menutup seluruh lajur Surabaya ke Malang. Otomatis, muatan tebu juga tertumpah ke badan jalan. "Memang terjadi kemacetan yang cukup panjang di jalan menuju Malang dari arah utara. Kami lakukan rekayasa dengan memasukkan kendaraan dari utara ke lajur sebelah kiri (Surabaya-Malang)," tandasnya.
Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito
Editor : A. Nugroho