Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kunjungan Wisatawan Susut 3,2 Persen

Andika Satria Perdana • Senin, 13 Juli 2026 | 09:36 WIB
DESTINASI FAVORIT: Wisatawan berjalan santai sambil menikmati keindahan Kajoetangan Heritage kemarin (12/7).
DESTINASI FAVORIT: Wisatawan berjalan santai sambil menikmati keindahan Kajoetangan Heritage kemarin (12/7).

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kunjungan wisata Kota Malang hampir mencapai satu juta jiwa. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap, 908 ribu wisatawan mengunjungi Kota Malang dalam kurun lima bulan, Januari-Mei lalu. Meski angkanya relatif tinggi, tergolong rendah jika dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada 2025, Januari hingga Mei tercatat 938.681 wisatawan.

”Ada penurunan 3,23 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Kepala BPS Kota Malang Umar Sjaifudin kemarin (12/7).

Baca Juga: Jadi Favorit Pelancong, Kunjungan Wisatawan Bromo dari Pos Jemplang Ngadas Naik Signifikan Selama Libur Lebaran

Umar menjelaskan, kunjungan wisata dipengaruhi banyaknya momentum libur dan penyelenggaraan berbagai kegiatan. Sejumlah agenda nasional, keagamaan, hingga konser musik dan ajang olahraga turut mendorong perjalanan wisata.

Sementara untuk komposisi tamu, dia mengatakan, dominasi wisatawan domestik atau nusantara mencapai di atas 90 persen. Hal itu berdasarkan data tamu yang menginap di hotel. BPS mencatat 97,11 persen tamu hotel merupakan wisatawan nusantara. Sedangkan wisatawan asing menyumbang 2,89 persen dari total tamu yang menginap.

”Tamu hotel masih di dominasi wisatawan nusantara. Ini menunjukkan pasar domestik menjadi penopang utama sektor pariwisata dan perhotelan di Kota Malang,” jelas Umar.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Jatim Park dan Hawaii Tak Seramai Libur Lebaran Tahun Lalu

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basoeki optimistis kunjungan wisata akan terus meningkat. Mei lalu, dia mengatakan, jumlah kunjungan sempat tertahan karena situasi global yang memanas. ”Tapi mulai Juni dan Juli jumlah wisatawan akan terus meningkat. Selain dari luar negeri, dari wisatawan lokal ada peningkatan karena libur sekolah,” tuturnya.

Agoes menyampaikan, kunjungan wisatawan asing pada Juni dan Juli meningkat 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Mereka berasal dari Eropa, Tiongkok, dan Malaysia. Salah satu tujuan wisata di Kota Malang adalah Kajoetangan Heritage. ”Namun lebih banyak Kota Malang sebagai tempat transit. Sebelum ke Gunung Bromo, Batu, atau pantai selatan,” ungkapnya. (adk/dan)

Editor : A. Nugroho
#Susut #PHRI #bps #kunjungan wisatawan