Kegiatan Sensus Tak Berkaitan dengan Pajak

Nahdiatul Affandiah • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 16:09 WIB
SENSUS: Petugas sensus ekonomi menggali informasi di salah satu rumah warga Kota Malang, kemarin.
SENSUS: Petugas sensus ekonomi menggali informasi di salah satu rumah warga Kota Malang, kemarin.

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Pengerjaan data sensus ekonomi di Kota Malang menyasar 460 ribu kartu kelurahan dan usaha. Sensus itu harus dirampungkan oleh 627 petugas hingga akhir Agustus mendatang. Saat ini pengerjaan sensus ekonomi sudah mencapai 70 persen.

Tiap petugas sensus ekonomi diberi jatah 750-800 KK untuk disurvei. Mereka hanya diberi waktu 2,5 bulan. Kendati demikian, perjalanan petugas sensus ekonomi untuk menggali data dari penduduk tak selalu berjalan mulus.

 Baca Juga: Pemkot Malang Hapus Denda Pajak Daerah Selama Agustus, Tunggakan PBB Sejak 1994 Bisa Dibayar tanpa Sanksi

Kendala utama petugas yaitu banyak penduduk yang sulit ditemui saat pagi hari hingga siang hari. Itu akibat, mayoritas masyarakat saat itu sedang bekerja. Sehingga proses sensus terpangkas mulai siang hingga malam hari saja.

”Kami minta petugas sensus agar pandai mengatur waktu di lapangan, sebab beban targetnya cukup tinggi,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Umar Sjaifuddin. Tahun ini, ada 401.926 KK yang harus disensus. Dengan perincian 265.599 keluarga dan sisanya pelaku usaha. Namun, masih ada potensi tambahan dari prelist berjalan atau data yang baru ditemukan di lokasi.

Sebagian petugas sensus juga sempat mengalami penolakan dari masyarakat. Alasannya beragam, ada yang takut penipuan hingga takut terkena pajak. Umar sudah memaksimalkan sosialisasi sensus ekonomi itu melalui berbagai pendekatan, termasuk arahan dari RT/RW setempat.

Baca Juga: Begini Nasib UMKM di Malang Raya Jika Pajak Dipungut Marketplace

”Saya tegaskan kegiatan sensus ekonomi ini tidak berkaitan dengan pajak dan bukan program dadakan,” lanjut Umar. Sensus ini memang agenda rutin yang dilakukan tiap 10 tahun sekali. Apabila ada masyarakat yang takut dengan penipuan, pihaknya sudah membekali petugas dengan rompi hitam, name tag yang disertai barcode, hingga surat tugas.

Menurutnya, perlu dipahami juga bahwa sensus ekonomi tahun ini sudah dirancang melindungi kerahasiaan tiap responden. Untuk itu, data tiap responden sudah dilindungi sesuai undang-undang yang berlaku. (aff/gp)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Kegiatan Sensus kk bps Pajak