Area Karhutla di Bromo Capai 135 Hektare

Nabila Amelia • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:56 WIB
BELUM SEPENUHNYA PADAM: Personel BPBD Kabupaten Malang ambil bagian dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS. Api di wilayah administratif Kabupaten Malang dipastikan telah padam. 
BELUM SEPENUHNYA PADAM: Personel BPBD Kabupaten Malang ambil bagian dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS. Api di wilayah administratif Kabupaten Malang dipastikan telah padam. 

KABUPATEN, RADAR MALANG - Pemadaman terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus dilakukan. Area kebakaran diketahui terus meluas. Sampai Jumat petang (7/8), luas area yang terdampak mencapai 135 hektare. 

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, titik api awalnya terpantau di kaldera Bromo Bukit Jantur/Bantengan di kawasan administratif Kabupaten Probolinggo pada Senin lalu (3/8).

ATENSI: Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa (baju putih) memantau proses pemadaman karhutla, Jumat lalu (7/8).
ATENSI: Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa (baju putih) memantau proses pemadaman karhutla, Jumat lalu (7/8).

Selanjutnya angin mengarah ke Kabupaten Malang pada Rabu (5/8). Api pun menjalar hingga ke kawasan administratif Kabupaten Malang. "Untuk perkiraan luas lahan yang terbakar saat ini mencapai 135 hektare," kata Sadono. 

Di lahan yang terbakar, terdapat vegetasi berupa cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar.b Sementara dampak kebakaran untuk hutan meluas ke arah Bukit B29. "Tepatnya di Pusung Ledok Bedor yang berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari Pusung Jantur," sambung pejabat eselon III B Pemkab Malang tersebut.

Agar tidak semakin meluas, BPBD Kabupaten Malang bersama BPBD Provinsi Jatim dan TNBTS terus melakukan pemadaman. Pemadaman dilakukan dari jalur darat. "Jadi kami membuat sekat bakar serta pembasahan sisa bara api yang terjangkau menggunakan satu truk dari TNBTS, satu mobil tangki portable dari TNBTS, satu truk tangki dari BPBD Provinsi Jatim, dan satu truk tangki dari BPBD Kabupaten Malang," beber Sadono.

 Baca Juga: Kebakaran Hutan Bromo Meluas Jadi 127 Hektare, Helikopter hingga Drone Water Bombing Dikerahkan

Selain menggunakan sejumlah truk, ada pemadaman menggunakan water boombing dari tiga helikopter. Meliputi jenis Bell 412 EP HU-4205, helly HU-4206, dan helly REG PK-DBM AS35. Jika ditotal, air yang sudah dikeluarkan mencapai 4.800 liter.

Dari penanganan yang dilakukan, kawasan administratif Kabupaten Malang kini sudah tidak ada titik api. "Tapi hot spot yang masih berasap di Pusung Ledok Bedor," sebut Sadono.

 Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 176 Hektare, Begini Kondisi Terkininya

Kemudian akses TNBTS juga masih dibatasi. Khususnya untuk kawasan wisata Bromo oleh TNBTS dari Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Area Karhutla TNBTS Bromo BPBD