Relokasi Tahap 2 Pasar Induk Gadang: Nomor Lapak Diundi

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:17 WIB
SIAP-SIAP PINDAH: Sejumlah petugas mengecat batas lapak di tempat relokasi kedua Pasar Gadang, kemarin. Setelah itu diskopindag bakal memberi nomor untuk setiap lapak. Foto: Darmono/Radar Malang
SIAP-SIAP PINDAH: Sejumlah petugas mengecat batas lapak di tempat relokasi kedua Pasar Gadang, kemarin. Setelah itu diskopindag bakal memberi nomor untuk setiap lapak. Foto: Darmono/Radar Malang.

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Proses relokasi tahap kedua pedagang Pasar Induk Gadang (PIG) berlanjut. Pekan ini, Pemkot Malang melakukan penomoran lapak di bangunan relokasi sisi timur. Sementara untuk bangunan sisi barat masih menunggu selesainya pengerjaan. 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menyampaikan, penomoran lapak dilakukan mulai Selasa lalu (11/8). Total ada 347 tempat pedagang yang ditandai. ”Sebelumnya dilakukan pengundian untuk penempatan pedagang. Setelah itu kami berikan nomor di tempat relokasi,” tutur dia. 

Baca Juga: Proyek di Pasar Gadang Terganjal Sisa Lapak yang Belum Terbongkar

Sistem penomoran disiapkan untuk mencegah terjadinya perebutan lapak. Sehingga ketika waktunya pindah, pedagang tidak perlu lagi mencari tempat jualannya. ”Bangunan di sisi timur untuk atap, talang, dan drainase sudah beres. Tinggal penomoran lapak,” ujar Eko. 

Meski penomoran sisi timur sudah berjalan, proses relokasi tahap dua Pasar Gadang belum sepenuhnya selesai. Karena sisi timur itu masih mencakup separo dari sisa pedagang yang belum dipindah. Pemkot Malang masih mengejar sisa pengerjaan sisi barat. 

Untuk bangunan di sebelah barat, saat ini sedang proses pengecoran. Setelah tahapan proyek rampung, diskopindag turun lapangan untuk memberikan nomor seperti di sisi timur. ”Sebelum pedagang masuk, semuanya harus dinomori terlebih dahulu. Termasuk di bangunan relokasi sisi barat,” ungkap Eko. 

Baca Juga: Jalan Sebulan, Proyek Jalan di Pasar Gadang Masih Fokus ke Drainase

Setelah penomoran dan pedagang dipindahkan, baru masuk tahapan akhir. Yaitu pembongkaran sisa bedak yang berada di dekat Jalan Raya Gadang. Kurang lebih masih ada 50 meter. ”Pembongkaran yang di depan baru bisa dilakukan setelah semua pedagang dipindah,” tandas dia. 

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Arief Wahyudi mendorong ada percepatan relokasi pedagang. Seharusnya, tahapan itu sudah rampung sebelum proyek pengerjaan perbaikan jalan PIG dimulai. ”Jika tak segera dibongkar, tentu akan menghambat proyek yang tengah dikerjakan,” tegasnya. 

Relokasi dan pengerjaan proyek jalan yang bersamaan, lanjut Arief, dilakukan untuk menguji tingkat koordinasi perangkat daerah di Pemkot Malang. Dia meminta kedua perangkat daerah melepaskan ego sektoral dan berkomunikasi dengan baik. ”Anggaran proyek jalan itu dari pemerintah pusat. Jangan sampai pemkot mendapatkan catatan buruk, sehingga dipersulit pada kemudian hari,” pungkasnya. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Lapak Diundi Relokasi pasar induk gadang Diskopindag