Prabowo Pidato Dua Kali di Sidang Tahunan MPR, Soroti Birokrasi hingga RAPBN 2027

Nabillah Puteri Vinandika • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: YouTube BeritaSatu)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: YouTube BeritaSatu)

 JAKARTA, RADAR MALANG – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dua pidato kenegaraan sekaligus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Rangkaian pidato ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus penyampaian arah kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun mendatang.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pidato kenegaraan seharusnya dilaksanakan pada 16 Agustus, sehari sebelum puncak perayaan kemerdekaan. Namun, karena tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu di 2026, agenda pidato kenegaraan dan penyampaian RAPBN 2027 dimajukan ke hari kerja terdekat.

Sidang sesi pagi berlangsung pukul 08.30-10.47 WIB dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Pada sesi ini, Prabowo menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan menyambut HUT ke-81 RI.

"Ada beberapa hal yang sudah disiapkan dan ada kejutan," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan.

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyoroti persoalan birokrasi yang dinilai masih berbelit-belit dan kerap memperlambat pengambilan keputusan penting. Presiden menegaskan tekadnya untuk terus memberantas aparat yang menyalahgunakan wewenang, sekaligus menekankan pentingnya visi kemandirian pangan bagi bangsa Indonesia.

Sesi berikutnya berlanjut pada siang hari, pukul 13.30-16.07 WIB, dalam Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin Ketua DPR RI. Pada sesi ini, Presiden membacakan pengantar Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya, yang memuat arah kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun mendatang.

Sebelum penyampaian RAPBN 2027, pemerintah dan DPR telah lebih dulu menyepakati Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 sebagai pedoman penyusunan anggaran. Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Rofyanto Kurniawan, menyebut target defisit APBN 2027 disepakati berada di kisaran 1,8 hingga 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kedua sesi pidato kenegaraan ini dapat disaksikan masyarakat secara langsung melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden maupun siaran televisi nasional.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
HUT RI ke-81 Pidato Prabowo Sidang Tahunan MPR RI RAPBN 2027 Prabowo Subianto