Menanggulangi Kekeringan di Malang, TNI Berencana Membangun 15 Sumur Bor

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

 

Personel TNI melakukan survei untuk lokasi pembangunan sumur bor
Personel TNI melakukan survei untuk lokasi pembangunan sumur bor

 

KEKERINGAN yang melanda Bumi Kanjuruhan hampir setiap tahun menjadi perhatian serius TNI. Untuk mengantisipasi ancaman kekeringan pada tahun-tahun depan, Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu mencanangkan pembangunan 15 sumur bor. Proyek tersebut dimasukkan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)

Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho menjelaskan, 15 proyek sumur bor itu dibangun menyebar di enam kecamatan.

“Ada di Jabung, Kalipare, Singosari, Bantur, Gedangan, dan Sumbermanjing Wetan (Sumawe),” ujar Bayu kemarin.

Khusus untuk sumur bor di Kecamatan Jabung, Bayu menyebut akan menjadi satu pekerjaan dalam proyek TMMD. Itu merupakan program pekerjaan rutin korps TNI-Angkatan Darat (AD) dalam membangun desa. Mulai dari memperbaiki jalan, saluran drainase, irigasi lahan pertanian, dan proyek infrastruktur lainnya. Rencananya kegiatan itu dilaksanakan di Desa Taji, Kecamatan Jabung.

Proyek diawali dengan pembangunan 5 sumur bor dalam program TMMD.

“Tapi, lima sumur itu tidak semua di Desa Taji. Tapi menyebar di seluruh desa se-Kecamatan Jabung,” sebut Bayu.

Artinya, pekerjaan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan tersebut dimulai. Perkiraan November mendatang baru selesai semua.

Sementara sisanya 10 titik sumur tidak dimasukkan dalam proyek TMMD. Melainkan melibatkan lembaga lain. “Itu bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pelaksanaannya kami kerja samakan dengan BPBD Kabupaten Malang,” imbuh perwira TNI dengan dua melati di pundaknya itu.

Dia lantas merinci lokasi 10 sumur tersebut. Tiga titik sumur di Kalipare, lalu Singosari, Gedangan, Bantur, dan Sumawe masing-masing 2 titik. Bayu mengatakan bahwa pekerjaan dimulai pada Agustus ini.

“Kami targetkan Agustus ini sudah rampung pengerjaan di dua titik,” katanya. ”Jadi bertahap penyelesaiannya. Harapannya selesai semua pada akhir tahun ini,” kata dia.

Pembangunan sumur bor sejatinya sangat dibutuhkan di banyak wilayah di Kabupaten Malang. Apalagi musim kemarau yang diprediksi berlangsung sampai awal tahun depan sehingga membutuhkan tambahan sumber air.

Sejauh ini ada tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan berkepanjangan. Yakni di Kecamatan Sumawe, Gedangan, dan Sumberpucung.

Namun tidak melanda semua desa di kecamatan tersebut. Masing-masing kecamatan terdapat satu desa yang krisis air bersih. Jumlahnya bisa bertambah jika kemarau masih berlanjut dan tidak ada upaya antisipasi dari pemerintah. (biy/dan)

Editor : Mahmudan
Kekeringan di Malang TNI masuk desa sumur bor