Bakal Tambah Dua KNMP di Malang Selatan

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:55 WIB
SARPRAS NELAYAN: Infrastruktur KNMP Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo sudah rampung kemarin (21/8). Sudah beroperasi sejak 17 Agustus lalu. 
SARPRAS NELAYAN: Infrastruktur KNMP Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo sudah rampung kemarin (21/8). Sudah beroperasi sejak 17 Agustus lalu. 

TIRTOYUDO, RADAR MALANG – Tahun ini, pemerintah pusat membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Malang Selatan. Masing-masing berada di Tirtoyudo, Donomulyo, dan Sumbermanjing Wetan,

Satu proyek di antaranya sudah selesai pembangunan dan beroperasi. Sedangkan KNMP di dua titik lainnya masih dalam proses. “Untuk KNMP di Pujiharjo sudah operasional pada 17 Agustus lalu. Sedangkan Tamban dan Kedungsalam masih mau dibangun,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring kemarin (21/8).

Baca Juga: Pemkab Malang Siapkan Lima Usaha KNMP Pujiharjo untuk Menyambut Presiden Prabowo

”Alokasinya, informasinya dari pemerintah pusat per satu KNMP baru dapat Rp 3 miliar,” katanya.

Untuk di KNMP di Kecamatan Tirtoyudo, lokasinya di Desa Pujiharjo. Sedangkan Sumbermanjing Wetan, lokasi KNMP di Pantai Tamban Desa Tambakrejo. Kemudian satunya lagi KNMP di Pantai Pasir Panjang Desa Kedungsalam.

Fasilitas yang dibangun di dua KNMP lainnya tidak jauh beda dengan yang di Pujiharjo. Ada pelabuhan atau tambat labuh, shelter atau tempat pelelangan ikan, dan pabrik es untuk nelayan. “Yang duluan dibangun ini di Kedungsalam, baru Tamban. Karena di Kedungsalam ini sudah ada surat dari pak Bupati (Bupati Malang H M. Sanusi) untuk jalan. Kontraknya per Juni lalu. Jadi sekarang tinggal jalan,” imbuh Victor.

Baca Juga: Bulan Depan, KKP Survei Proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Pembangunan Sarpras Butuh Rp 22 Miliar

Kenapa di Tamban? Victor menyebut bahwa di Tamban untuk menampung nelayan-nelayan dengan kapal kecil. Khususnya bagi mereka yang tidak kebagian tempat di pelabuhan Pondok Dadap, Sendang Biru.

Pihaknya mendata, di Tamban juga ada 200 nelayan setempat maupun pendatang. Banyak dari mereka tidak dapat bersandar dan menjual ikannya di Sendang Biru.

Ke depannya, dengan ada dua pelelangan ikan di desa yang sama akan memisahkan nelayan yang berkapal besar dan kecil. Kapal kecil di Tamban, sedangkan kapal besar di Sendang Biru. “Mereka bisa melelang ikannya di Tamban, selain ikan-ikan seperti albakor dan tongkol. Beberapa dari mereka juga ada yang menangkap ikan tuna besar. Jadi begitu mendarat bisa langsung diproses,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Pelelangannya di Tamban nanti akan di-handle oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Tambakrejo, rebranding KUD Mina Jaya Sendang Biru yang sudah berdiri dulu. Pola serupa juga berlaku di Kedungsalam, dengan menggandeng KDKMP.(biy/dan)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Bupati Malang KDMP malang selatan KNMP