MALANG KOTA – Ratusan warga memadati ruas jalan di Perumahan Taman Sulfat, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing kemarin (23/8). Mereka kompak mengenakan kostum merah putih, khas perayaan Hari Kemerdekaan.
Di antara kerumunan warga, tampak Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Mengenakan kaos putih dipadu celana jeans, orang nomor satu di Kota Malang itu menyelami beberapa warga yang ikut jalan sehat.
Kegiatan kemarin merupakan puncak peringatan HUT ke-81 RI yang digelar warga Perumahan Taman Sulfat. Ada beberapa rangkaian kegiatan. Mulai jalan sehat, pentas seni, hingga bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menyampaikan, pelaksanaan acara itu membuktikan warga RW 12 Perumahan Taman Sulfat sangat guyub dan kompak. Dia melihat seluruh pelaksanaan acara dilakukan warga secara mandiri. Tanpa bantuan dari pihak luar.
”Ini merupakan contoh bagus. Acara yang bisa terkoordinasi membuktikan kekompakan warga,” ujar Wahyu di sela kegiatan.
Semangat itu, Wahyu melanjutkan, tidak boleh hanya ditunjukkan oleh warga Taman Sulfat. Dia berharap seluruh warga Kota Malang juga meningkatkan kekompakan dalam lingkungan terkecil, seperti perumahan.
Menurut Wahyu, hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Dalam mengisi peringatan Hari Kemerdekaan, dia mengatakan, presiden meminta masyarakat melakukan dengan semangat guyub dan gotong-royong.
"Acara peringatan kemerdekaan ini juga sekaligus refleksi. Perjuangan dari pahlawan perlu dilanjutkan. Untuk itu perlu kekompakan," tutur alumnus Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang itu.
Pemilik kursi N1 itu menambahkan, acara yang digelar warga Taman Sulfat sejalan dengan salah satu program prioritasnya. Yaitu Malang Tahes atau Kota Malang yang lebih sehat.
Di lain pihak, Ketua Pelaksana Muhammad Wahyudi menyampaikan, seluruh peserta gebyar kemerdekaan merupakan warga Taman Sulfat. Mereka menyuguhkan pertunjukan sesuai potensi masing-masing warga. Di antaranya tari saman, kemudian pertunjukan seni angklung, dan tari dengan tema kemerdekaan.
"Kami tidak hanya menampilkan gebyar dengan seni, tetapi juga menghadirkan UMKM. Mereka yang berjualan di bazar juga merupakan warga asli sini," tandas Wahyudi. (adk/dan)
Editor : Mahmudan