KEPANJEN - Distribusi air bersih untuk desa-desa yang dilanda kekeringan sudah berlangsung lebih dari 20 hari. Hingga Rabu sore (26/8), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mendistribusikan setengah juta liter air bersih. Sasarannya lima desa yang tersebar di empat kecamatan.
Lima desa tersebut adalah Sumberagung dan Kedungbanteng di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Lalu Desa Tumpakrejo di Gedangan, Desa Karangkates di Sumberpucung, dan Sumberoto di Kecamatan Donomulyo.
“Total ada 10.917 KK yang terdampak. Paling banyak di Karangkates dengan 4.932 KK,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang kemarin.
Selama 20 hari, mulai 8 sampai 26 Agustus, BPBD bersama Perumda Tirta Kanjuruhan, PMI Kabupaten Malang, dan Perum Jasa Tirta (PJT) I mengucurkan 591.800 liter air bersih pada warga yang terdampak.
“Jumlah itu termasuk Puskesmas Sitiarjo yang masih kami berikan bantuan air bersih dengan total 40 ribu liter,” imbuh Sadono.
Data pendistribusian air bersih pada 26 Agustus menunjukkan bahwa satu hari itu tim gabungan mendistribusikan 93 ribu liter air bersih. Semuanya disebar memakai 5 armada truk tangki dengan total perjalanan 18 rit.
Dia lantas merinci jumlah air di masing-masing desa. Sumberagung menerima 20 ribu liter air, Puskesmas Sitiarjo 5 ribu liter, Karangkates 38 ribu liter, Sumberoto dan Tumpakrejo masing-masing 15 ribu liter.
Sadono mengatakan, distribusi air memang tidak setiap hari. Melainkan menyesuaikan ketersediaan air yang telah di-dropping dalam tandon.
“Tentunya semua menyesuaikan keadaan di lapangan,” tandas dia.(biy/dan)
Editor : Mahmudan