Setiap Penerima Dijatah 30 Kilogram
MALANG KOTA, RADAR MALANG –Bantuan pangan untuk masyarakat terus digelontorkan. Wujud bantuan itu berupa salah satu bahan pokok. Di Kota Malang penyaluran bantuan beras itu terus dilakukan. Periode ini, sebanyak 54.820 orang mendapatkan bantuan tersebut.
Per orangnya dijatah 30 kilogram. Penyaluran bantuan ini merupakan tahap kedua pada 2026. Sebelumnya pada bulan Maret lalu, Pemkot Malang bersama Bulog Malang menyalurkan bantuan kepada 57.715 orang.
Baca Juga: 18 Ton Bantuan Beras Digelontorkan ke Polowijen, 606 Orang Jadi Penerima Manfaat
Kepala Bulog Cabang Malang M Nurjuliansyah Rahman mengatakan, kick off penyaluran bantuan beras dimulai pada Rabu lalu (26/8). Warga kelurahan Polowijen menjadi wilayah pertama yang mendapatkan bantuan tersebut. ”Setelah itu 56 kelurahan dilakukan penyaluran secara bertahap,” ujarnya.
Masing-masing penerima manfaat mendapatkan 30 kilogram beras. Itu menyusul, jatah bantuan dirapel selama tiga bulan langsung. Mulai dari bulan Juli, Agustus, sampai September. Membedakan dengan periode sebelumnya, bantuan kali ini tidak disertai minyak goreng.
”Total penerima di Kota Malang 57.715 orang. Dengan total 1.664 stok beras untuk 57 kelurahan," jelas Rahman. Bulog Malang menargetkan penyaluran bantuan itu selesai dalam lima hari. Artinya maksimal pada awal September 2025.
Baca Juga: Bantuan Beras untuk 20 Ribu Keluarga di Kota Malang Mulai Disalurkan
Rahman menambahkan, bantuan ini merupakan cadangan beras pemerintah. Sehingga tidak akan memengaruhi stok beras di Bulog. Pihaknya memastikan ketersediaan di gudang aman hingga awal 2026. ”Kami juga masih menyalurkan beras SPHP (Stabilitas Pasokan Harga Pangan) ke pasar tradisional,” tandasnya.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, pemberian bantuan ini hanya diperuntukkan untuk warga kurang mampu. Berdasar pendataan, penerima merupakan warga desil satu dan desil dua pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). ”Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga kurang mampu. Selain dengan bantuan tunai yang diberikan secara rutin,” tuturnya. (adk/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang