Inilah Daftar Enam Desa di Kabupaten Malang yang Dilanda Kekeringan

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 13:05 WIB

 

Distribusi air bersih di desa kekeringan
Distribusi air bersih di desa kekeringan

 

KEPANJEN – Sebulan berlalu, kekeringan yang melanda desa-desa di Bumi Kanjuruhan belum berakhir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengungkapkan, enam desa yang mengalami kekeringan sudah di-dropping hampir satu juta liter air bersih. Desa yang terdampak kekeringan masih bisa bertambah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, dropping air bersih dilakukan sejak 8 Agustus lalu. Hingga Senin lalu (1/9), pihaknya sudah mendistribusikan 966.300 liter air bersih. Air dipasok ke enam desa di lima kecamatan.

Untuk desa Sumberagung di Kecamatan Sumbermanjing Wetan menyedot hingga 190 ribu liter air. Kemudian Desa Kedungbanteng menerima kiriman 90 ribu liter.

“Puskesmas Sitiarjo masih terima air. Total 75 ribu liter air bersih,” terang Sadono.

Kemudian di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan sudah mendapat total 195 ribu liter air. Karangkates di Kecamatan Sumberpucung mendapatkan kiriman 330, 3 ribu liter air bersih. Serta Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo menerima 81,2 ribu liter.

Sementara Desa Kalirejo di Kecamatan Kalipare yang baru dimulai pendistribusiannya, tepatnya pada 31 Agustus lalu. Jumlah pasokannya sekitar 4.800 liter bersih.

“Kami baru kirim sekali ke sana (Kalirejo),” ucap Sadono.

Sementara warga terdampak sekitar 2.857 kepala keluarga (KK) atau 8.957 penduduk. Dalam mendistribusikan air bersih, BPBD melibatkan PMI Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, dan Perum Jasa Tirta (PJT) I.

Pekan lalu pihaknya juga melakukan asesmen di Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare dan juga Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan. Sadono mengatakan, hasil asesmen dari dua wilayah itu berbeda.

“Sukowilangun setelah kami ke sana ternyata tidak ada kekeringan. Semua sumber air berupa sumur milik warga masih aman debit airnya,” sebut dia.

Sementara Sitiarjo, tim BPBD melakukan asesmen pada 1 September lalu. Sadono menyebut ada kekeringan di sana. “Hari ini (kemarin, 2/9) kami lakukan trial kirim air ke sana,” ujarnya. (biy/dan)

Editor : Mahmudan
Malang kekeringan Kekeringan di Malang krisis air bersih