SUMBERPUCUNG – Tindakan warga Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung yang patungan untuk memasang pilar Jembatan Garuda Termangu direspons oleh TNI. Kodim 0818 Malang-Batu sebagai leading sektor pembangunan jembatan sepanjang 143 meter itu mengizinkan warga memasang pilar. Namun konstruksi jembatan tidak boleh diganti.
Seperti diberitakan, warga resah lantaran jembatan yang menghubungkan Desa Ternyang (Sumberpucung) dengan Mangunrejo (Kepanjen) itu goyang ketika dilintasi. Warga khawatir jembatan gantung itu roboh, sehingga mereka patungan untuk memasang pilar. Tujuan pemasangan pilar untuk menstabilkan jembatan.
Untuk diketahui, jembatan dengan lebar 1,2 meter itu dibangun sejak 23 Desember 2025 lalu. Pengerjaan rampung pada 24 Januari lalu. Jembatan tersebut masuk program Seribu Jembatan Garuda se Indonesia.
Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho mengatakan, masyarakat sangat antusias menikmati jalan ke Kepanjen lewat jembatan Termangu. Oleh karena itu, dinilai menilai beban yang melintas melebihi kapasitas jembatan.
“Laporan yang masuk ke kami, seharusnya dilewati satu orang atau kendaraan dalam sekali jalan. Tapi realitanya malah dilewati lebih dari itu,” ujar dia.
Pihaknya tidak mempermasalahkan jika sesekali ada warga yang berpapasan di atas jembatan konstruksi kayu dan kabel baja itu. Akan tetapi kalau terus-terusan seperti itu, risiko jembatan rusak akan makin besar. Seperti lantai pecah atau kabel baja sebagai penopang yang rusak.
Berkaitan dengan penambahan pilar di jembatan tersebut, Bayu mengatakan hal itu diperkenankan.
“Itu bagaimana nyamannya masyarakat melewati jembatan tersebut. Karena jembatan itu sudah diserahkan ke masyarakat,” kata perwira TNI dengan dua melati di pundaknya itu.
Pemasangan plat besi di lantai jembatan juga diperkenankan untuk menunjang kenyamanan warga yang melintas. Akan tetapi, dia mengatakan, ada satu batasan yang tidak boleh dilanggar.
“Tidak boleh diganti jenis lain seperti jembatan cor. Harus tetap jembatan gantung,” tandas Bayu.
Hal itu juga berlaku juga pada dua Jembatan Garuda jenis gantung yang sudah terbangun di Kecamatan Kalipare dan Kecamatan Sumberpucung.(biy/dan)
Editor : Mahmudan