PONCOKUSUMO – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) hingga Minggu sore (13/9) masih menyisakan tiga titik api. Satu di antaranya di kawasan Jemplang Poncokusumo dan dua titik lain di Probolinggo.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan api tidak kembali muncul setelah berhasil dipadamkan.
"Penanganan masih terus dilakukan. Petugas sedang melakukan pemadaman, pembasahan dan monitoring di titik-titik yang masih mengeluarkan asap maupun api," kata Budiono, kemarin (14/9).
Di wilayah Kabupaten Malang, lanjutnya, kepulan asap masih terlihat di Blok Painem, kawasan hutan Pos Jemplang. Tepatnya di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Titik tersebut berada di lereng dengan kondisi medan curam, sehingga sulit dijangkau melalui jalur darat.
Kondisi itu membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Petugas masih mempertimbangkan penggunaan peralatan khusus, seperti drone water sprayer maupun helikopter untuk melakukan water bombing jika diperlukan.
Sementara itu, kebakaran di kawasan Tracking Jalur Leluhur, Desa Ngadas berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30. Setelah pemadaman, petugas melakukan pendinginan dan kembali melakukan pemantauan dari Pos Jemplang.
Sebelumnya, pemadaman dilakukan secara manual menggunakan water sprayer dan hydrant portable. Karena kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau lokasi, petugas harus menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki menuju sejumlah titik kebakaran.
"Setelah api berhasil dipadamkan, bukan berarti penanganan selesai. Petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan karena masih ada beberapa lokasi yang berasap dan berpotensi menimbulkan api kembali," kata perwira polisi dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Selain Blok Painem, petugas juga memantau Blok Batengan dan Blok Kentongan. Pendinginan dilakukan bersama BPBD Kabupaten Malang dan petugas TNBTS. Sementara dua titik di wilayah Probolinggo berada di Blok Jantur B29 dan Blok Watangan, Kecamatan Sukapura. Di Blok Jantur masih terlihat kepulan asap hitam, sedangkan Blok Watangan masih terpantau asap putih dan nyala api.
Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, TNBTS, Manggala Agni, LMDH dan masyarakat disiagakan di Pos Jemplang. Fokus penanganan adalah memadamkan titik yang masih aktif, melakukan pendinginan serta mencegah api kembali meluas. (ram/dan)
Editor : Mahmudan