Lansia Asal Bantur Malang Meninggal Terpanggang di Lahan Tebu, Begini Ceritanya

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 13:36 WIB

 

Evakuasi jenazah lansia yang terbakar di lahan tebu
Evakuasi jenazah lansia yang terbakar di lahan tebu

 

 

BANTUR – Nahas betul nasib Saimin, 71. Lansia asal Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu ditemukan meninggal di lahan tebu, Kamis lalu (17/9). Sebelumnya, dia bakar-bakar daun kering (daduk). Diduga dia terkena kepulan asap, sehingga sesak nafas, kemudian meninggal terpanggang.

Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Saman. Saat itu, Saman sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Saksi Saman mengetahui tetangganya meninggal dalam posisi tengkurap.

Setelah menemukan korban, Saman melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat. Laporan kemudian diteruskan kepada Polsek Bantur, sehingga petugas bersama tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Bantur terjun ke lokasi.

Petugas medis melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Diduga korban kehabisan napas akibat asap dari pembakaran sisa daun kering tebu. Setelah itu korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia” kata Taufik kemarin.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah Saimin diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi penganiayaan dalam pemeriksaan awal terhadap korban. Namun dia tidak dapat memastikan penyebab meninggalnya korban karena pihak keluarga tidak mengizinkan otopsi.

“Pihak keluarga menolak korban dilakukan otopsi. Mereka menilai kejadian tersebut murni kecelakaan serta musibah,” katanya.

Malam harinya, damkar Kabupaten Malang mengungkap adanya kebakaran lahan tebu di Dusun Gumukmojo, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur. Api dilaporkan membakar lahan seluas 3 hektare tersebut sekitar pukul 18.59. Petugas langsung menerjunkan personel dan armada untuk melakukan pemadaman.

”Sekitar pukul 20.20 api berhasil dipadamkan oleh petugas,” kata Danton Damkar Kabupaten Malang Andik Minarko.

Andik menyebut, hingga pemadaman selesai, sumber api belum dapat dipastikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Sementara identitas pemilik lahan serta nilai kerugian material juga belum diketahui.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
Malang kebakaran Karhutla Malang korban kebakaran