BULULAWANG, RADAR MALANG – Suasana di sekitar MI Mambaul Huda, Desa Gading, Kecamatan Bululawang, mendadak geger, Sabtu (19/9). Seorang warga menemukan sosok menyerupai tubuh manusia mengambang di aliran Sungai Gading yang berada di belakang gedung sekolah. Setelah diperiksa, sosok tersebut ternyata jenazah seorang pria berusia 71 tahun.
Korban diketahui bernama Wachid Hasan, warga Dusun Sidomakmur IV, Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang. Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga datang ke lokasi dan mengenali jenazah.
Baca Juga: Kecelakaan di Jalibar Kepanjen, Satu Pelajar Meninggal
Kapolsek Bululawang Kompol Mustakim mengatakan, penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu, seorang guru bernama Ainul Yaqin sedang berada di gedung MI Mambaul Huda bersama para murid.
Ainul kemudian melihat sesuatu mengambang di aliran sungai belakang sekolah. Karena curiga dengan bentuk benda yang dilihatnya, dia mendekati lokasi untuk memastikan. Setelah diperiksa, benda tersebut dipastikan merupakan tubuh manusia.
Temuan itu kemudian disampaikan kepada warga dan perangkat desa setempat. Sekitar pukul 10.00, informasi penemuan jenazah diteruskan kepada Polsek Bululawang.
Baca Juga: Lansia Meninggal Terpanggang di Lahan Tebu
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang dan tenaga kesehatan Puskesmas Bululawang untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Setelah pemeriksaan awal dilakukan, jenazah dievakuasi dari aliran sungai. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan visum.
Dari pemeriksaan awal tersebut, polisi tidak menemukan tandatanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan bekas luka maupun memar yang mengarah pada dugaan penganiayaan.
“Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan bekas luka maupun memar pada tubuh korban,” ujar Mustakim.
Meski demikian, polisi masih mendalami penyebab korban dapat berada di aliran Sungai Gading hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga dan saksi yang mengetahui penemuan jenazah.
Dari keterangan keluarga, Wachid diketahui memiliki kebiasaan mandi di sungai. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu informasi yang disampaikan kepada petugas dalam proses penyelidikan.
Namun, keluarga belum memberikan keterangan mengenai riwayat penyakit maupun kondisi kesehatan korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian hingga korban ditemukan di sungai.
Jenazah korban selanjutnya menjalani pemeriksaan di RSUD Kanjuruhan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Wachid. (ram/adn)
Editor : Aditya NovrianSumber : Radar Malang