Update Karhutla: Kembali Ditemukan Titik Api Kawasan Gunung Kawi Malang

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 07:21 WIB

 

LANGSUNG DIPADAMKAN: Api kembali muncul di kawasan Puncak Batu Tulis, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur
LANGSUNG DIPADAMKAN: Api kembali muncul di kawasan Puncak Batu Tulis, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur

  

KEPANJEN – Titik api kembali ditemukan oleh tim penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kawasan Gunung Kawi. Titik diketahui sekitar pukul 16.00, Selasa (22/9) ketika melakukan penyisiran menuju Puncak Batu Tulis. Lokasi api sulit terjangkau, namun petugas berhasil memadamkan secara manual.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, temuan titik api tersebut menjadi bagian hasil observasi tim di lapangan.

“Setelah ditemukan (titik api), langsung dilakukan pemadaman secara manual,” ujar Purwoto kemarin (23/9).

Meski api berhasil dipadamkan, lanjutnya, pemantauan masih dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun kepulan asap. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan Gunung Kawi masih dalam penanganan kebakaran hutan.

“Pemantauan tetap dilakukan secara berkelanjutan,” tandasnya.

”Kalau ditemukan kepulan asap atau titik api, akan segera dilakukan pemadaman agar tidak menjalar ke kawasan lain,” tambah pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Selain menemukan titik api, katanya, tim juga mendapati kerusakan jaringan pipanisasi air bersih di jalur Gunung Gentong. Jaringan tersebut digunakan untuk memasok air warga Dusun Sumbersari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari.

Kerusakan pipa tersebut membuat aliran air warga berpotensi terganggu. Namun pendataan terhadap jaringan pipanisasi yang terdampak masih akan dilakukan karena belum seluruh jalur berhasil diobservasi.

Untuk memastikan kondisi jaringan tersebut, tujuh relawan dari HIPAM Sumbersari melakukan observasi di lapangan kemarin (23/9). Mereka mengecek lokasi kebakaran sekaligus mendata kondisi pipa yang rusak.

Di sisi yang lain, BPBD juga merekomendasikan pemadaman melalui udara atau water bombing apabila hasil pemantauan kembali menemukan kepulan asap di lokasi yang sulit dijangkau dari darat. Berdasarkan pendataan sementara, luas area yang terbakar mencapai 389 hektare. Terdiri atas 366 hektare di Wagir, 18 hektare di Ngajum, dan lima hektare di Wonosari.

Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Malang, TNI-Polri, Perhutani, pemerintah kecamatan dan desa, puskesmas, serta relawan.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
Karhutla Gunung Kawi kebakaran hutan Malang karhutla