LAWANG – Perumahan Graha Pesona Lawang berpeluang besar menjadi tuan rumah akad kredit massal rumah bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), 17 Desember 2026. Perumahan yang dikembangkan oleh Syahid Grup ini diusulkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Rencananya akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.
Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) H Deddy Indrasetiawan mengungkapkan hal itu saat melakukan kunjungan dan monitoring ke Malang kemarin (25/9).
“Perumahan Graha Pesona Lawang ini diusulkan untuk akad masal Pak Presiden,” ujar Deddy dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, dari sisi realisasi pembangunan, lokasi yang strategis dekat akses tol, hingga kualitas bangunan, Graha Pesona Lawang dinilai layak.
Deddy menyampaikan beberapa poin penting terkait rencana tersebut. Pertama, ia menegaskan bahwa DPP Apersi akan terus mendorong agar Graha Pesona Lawang benar-benar ditetapkan sebagai lokasi akad massal yang akan dihadiri Presiden.
Kedua, ia berharap momentum ini turut mendongkrak penjualan unit rumah subsidi secara signifikan bagi pengembang. Ketiga ia juga berpesan agar branding perumahan turut difokuskan sehingga lebih mudah diingat dan dikenal luas oleh masyarakat.
Di sela kunjungan, Deddy juga menyampaikan pesan kepada seluruh pengembang anggota Apersi di Malang dan sekitarnya agar tetap membangun dengan semangat, meski harga jual rumah subsidi belum mengalami kenaikan.
Ia berharap ke depan ada penyesuaian harga, namun pengembang diminta tidak berhenti berproduksi karena kebutuhan rumah masyarakat, khususnya MBR, masih tinggi.
“Masyarakat Indonesia butuh rumah, sebagai salah satu yang punya kewajiban, khususnya MBR, sesuai tagline Apersi, Membangun Indonesia Menghuni,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Graha Pesona Lawang Afwan Syahid mengaku bersyukur perumahannya masuk nominasi rekomendasi untuk mengikuti akad massal.
“Semoga bisa memacu semangat kami untuk berkembang serta bisa berpartisipasi dalam menyukseskan realisasi perumahan MBR,” ungkap Afwan.
Ia menambahkan, kunjungan Apersi ke lokasi hari ini merupakan bagian dari proses pengecekan terhadap tiga perumahan di Malang. Meski begitu, penentuan lokasi masih akan melalui tahap verifikasi ulang oleh REI, Apersi, dan Himpera pusat, mengingat realisasi pembangunan tahun 2026 di lokasi tersebut masih dalam proses.
Afwan menyebutkan, letak Graha Pesona Lawang strategis karena berdekatan dengan exit tol Lawang sekaligus kawasan industri di Lawang. Sehingga memudahkan akses dan mendukung nilai jual perumahan.
Menanggapi momentum tersebut, ia optimistis untuk terus memperluas pembangunan rumah subsidi. Ia bahkan menyampaikan komitmen besar untuk mendukung program penyediaan rumah bagi MBR.
“Dengan adanya giat ini, saya akan berkomitmen untuk membangun 1.000 rumah di 5 lokasi. Lawang tiga lokasi, Pasuruan satu, dan satu di Karangploso,” tegas Afwan.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat yang digaungkan APERSI agar para pengembang tidak surut langkah di tengah dinamika harga rumah subsidi, demi mendukung target pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.(*/dan)
Editor : Mahmudan