Muncul Titik Api Baru di Karhutla Bukit Jabal Malang, Begini Kondisi Detailnya

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 13:34 WIB

Karhutla Bukit Jabal kawasan Gunung Kawi Malang

Karhutla Bukit Jabal kawasan Gunung Kawi Malang

  

DAU – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali muncul di kawasan Gunung Kawi. Kali ini menyasar area Bukit Jabal, Desa Kucur, Kecamatan Dau. Luas area yang terbakar mencapai 12,5 hektare.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, kebakaran di Blok Bukit Jabal terpantau pada Kamis lalu (24/9). Lokasi tersebut masuk wilayah KPH Pujon dan Kepanjen, dengan dua titik api berada pada koordinat 7.953195° LS 112.510429° BT dan 7.9511° LS 112.5108° BT.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, tim masih melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah titik kawasan Gunung Kawi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kawasan terdampak sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru.

"Munculnya kebakaran di Bukit Jabal menjadi perkembangan terbaru dalam penanganan Karhutla Gunung Kawi. Sehari sebelumnya, Rabu lalu (23/9), total area terbakar yang terdata BPBD mencapai sekitar 1.538 hektare" jelasnya.

Luas tersebut terdiri atas 389 hektare berdasarkan pendataan Pos Lapang Merkusi dan 1.149 hektare dari Pos Lapang Selorejo. Angka itu bertambah 79 hektare dibandingkan data Selasa (22/9) yang mencapai 1.459 hektare.

Selain Bukit Jabal, Purwoto melanjutkan, pemantauan pada Kamis (24/9) juga dilakukan dari Pos Merkusi Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. Enam personel gabungan dari Polsek Wagir, Koramil, dan Perhutani melakukan penyisiran serta sosialisasi kepada warga yang beraktivitas di kawasan hutan. Dari pemantauan tersebut, lanjutnya, petugas menemukan kepulan asap bekas kebakaran di Blok Batu Tulis Komber. Namun kondisi api tidak melebar dan sudah padam.

Penyisiran juga dilakukan oleh enam personel dari Pos Pantau Via Kraton Gunung Kawi menuju titik Puncak Pitrang. Lima personel lainnya tetap bersiaga di pos. Hasil pemantauan menunjukkan api tidak melebar dan hanya ditemukan asap dari bekas kebakaran yang sedang proses pendinginan.

Sebelumnya, Rabu (23/9), tim Pos BC Butak Panderman juga menemukan titik api baru di Blok Pos 3 Tlekung, Kota Batu. Titik tersebut berhasil dipadamkan secara manual, yakni dikebyok dan ilaran. Monitoring terus dilanjutkan. Melibatkan Pos Merkusi Precet di Kecamatan Wagir serta Pos Aju dan Pengamatan Selorejo di Kecamatan Dau.

Pemantauan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Perhutani, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru dan mencegah kebakaran kembali meluas. (ram/dan)

Editor : Mahmudan
Karhutla Malang Karhutla Kawi Malang penanganan kebakaran