MALANG KOTA – Jangan tergesa-gesa cabut gigi meski berlubang dan nyeri. Sebaiknya pertahankan gigi asli, senyampang masih bisa dirawat. Pandangan itulah yang terus disosialisasikan oleh OR Dentist. Klinik gigi di Jalan Mayjen Panjaitan No 66, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang itu menyediakan perawatan berkualitas.
Owner OR Dentist drg Ria Puspita Sari SpKG mengatakan, gigi asli tetap memiliki fungsi yang tidak sepenuhnya dapat digantikan gigi palsu maupun implant. Oleh karena itu, pencabutan seharusnya menjadi pilihan ketika gigi memang sudah tidak dapat dipertahankan.
“Gigi itu tidak semua harus dicabut. Selama bisa dirawat ya rawat saja. Jangan sedikit-sedikit minta dicabut,” ujar dokter yang akrab disapa Rere itu.
Sebagai dokter spesialis konservasi gigi, Rere menjelaskan, bidang tersebut fokus mempertahankan gigi selama mungkin. Penanganannya dapat berupa penambalan hingga perawatan saluran akar, bergantung pada tingkat kerusakan.
“Senyaman-nyamannya gigi palsu dan semahal-mahalnya implant, tetap tidak bisa membeli gigi asli. Jadi, yang bisa dilakukan adalah menjaga gigi selama mungkin,” ucap dokter Rere yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Brawijaya (UB) tersebut.
Upaya mempertahankan gigi, lanjut Rere, sebaiknya dibarengi pencegahan. Salah satunya melalui pemeriksaan rutin dan scaling untuk membersihkan karang gigi.
Di OR Dentist, layanan scaling dibanderol Rp 175 ribu untuk satu orang dan Rp 250 ribu untuk dua orang, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Scaling tidak hanya membuat gigi lebih bersih. Setelah karang gigi dibersihkan, dokter dapat melihat kondisi rongga mulut dengan lebih jelas dan menemukan masalah seperti gigi berlubang maupun sisa akar.
“Pembuka (masalah nyeri) kebersihan dulu. Setelah bersih, baru kita tahu ada lubang atau tidak, perlu ditambal, dicabut, atau justru masih bisa dipertahankan,” jelasnya.
OR Dentist juga menyediakan konsultasi dokter gigi umum secara gratis bagi yang ingin mengetahui kondisi giginya sebelum menjalani tindakan. Menurut Rere, pemeriksaan lebih awal penting karena masalah kecil dapat berkembang menjadi lebih kompleks jika terus ditunda.
Perjalanan OR Dentist dimulai dari praktik kecil di Jalan Jakarta pada Februari 2023. Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat dan kebutuhan akan layanan kesehatan gigi yang lebih komprehensif, OR Dentist kemudian membuka cabang di kawasan Soekarno-Hatta (Soehat) pada 2025.
Memasuki 2026, OR Dentist mengembangkan layanan dengan telah mengantongi izin sebagai Klinik Utama Gigi. Dengan status ini, OR Dentist dapat menyediakan layanan kesehatan gigi yang lebih komprehensif dan terintegrasi, didukung oleh dokter gigi umum serta dokter gigi spesialis dari berbagai bidang.
Hal ini memungkinkan pasien mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan dalam satu fasilitas. Mulai pemeriksaan dan perawatan gigi dasar hingga kasus yang membutuhkan penanganan spesialistis.
Pengembangan ini menjadi bagian dari komitmen OR Dentist untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi yang tidak hanya berfokus pada perawatan. Tapi juga edukasi, pencegahan, serta perawatan yang berkesinambungan bagi masyarakat. Kini di OR Dentist terdapat delapan dokter, delapan perawat, tiga tenaga nonperawat di dua cabang dengan total lima dental unit.
Rere menegaskan, perkembangan tersebut tetap diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang nyaman bagi pasien. “Kami melihat dari sudut pandang pasien. Apa yang membuat mereka takut, apa yang membuat tidak nyaman, itu yang kami perbaiki agar pasien nyaman berkunjung tanpa rasa takut,” pungkasnya.(ram/dan)
Editor : Mahmudan