Selain digelar secara offline, event ini juga dilaksanakan secara online di pamerpamer.com
Penasaran dengan produk unggulan di Kabupaten Malang? Berikut beberapa item yang bisa anda temui di UMKM Shopping Festival:
1. Malang Ecoprint
Seni mencetak daun, ranting, batang, kulit, maupun akar tumbuhan ke dalam media kain ini ditekuni oleh Sri Isnawati sejak 2018. Satu tahun kemudian atau 2019, dia mulai berani membuka usaha. Media yang digunakan pun tidak terbatas pada kain saja. Tetapi juga pada kulit, kertas, keramik, bahkan kayu. Teknisnya dengan cara penekanan, pengukusan, perebusan, hingga dijemur.
Produk tersebut sangat ramah lingkungan karena semua bahan berasal dari lingkungan sekitar. Pewarnanya pun menggunakan warna alam sehingga limbah yang dihasilkan aman bagi lingkungan. Sementara itu kain yang digunakan mulai kain dari serat alam seperti sutera, katun, viscose, kanvas, serta lainnya.
Sedangkan produk yang dihasilkan berupa jilbab, mukena, baju, kemeja, celana, sepatu, tas, masker, dan banyak lagi. Yang membuat istimewa, produksi terbatas dan motifnya hanya ada satu. Produk-produk Ecoprint juga dikenal unique, natural, handmade dan limited edition. (*)
2. Kanecoy Sambel Pecel Dan Kue
Kanecoy adalah salah satu merk yang memproduksi beragam snack (geti), kue basah, sambal pecel, serta bandeng krispi. Beralamat di Jalan Adistya Dalam No 46D, Kepanjen, Kanecoy tidak hanya menawarkan rasa, tetapi harga juga harga yang sepadan. Wingko kukus roll aneka rasa (coklat, pandan, strawberry) misalnya, dalam potongan kecil irisan dibanderol Rp 2.000 saja. Sedangkan wingko gulung utuh Rp 30.000. Sebelum Covid-19 menyerang, Kanecoy rutin mengirimkan produk mereka ke Bali dan beberapa toko oleh-oleh di Malang Raya. Namun sejak pandemi, pemasaran fokus di Malang dan sekitarnya saja. (*)
3. Latifa Batik
Latifa Batik memiliki ciri khas mengangkat ragam jenis bunga sebagai motif dasarnya. Sedangkan bunga teratai menjadi motif unggulan. Ada filosofi mendalam dari desain itu. Meskipun hidup berimpitan di dalam kolam yang airnya kotor sekalipun, bunga ini tetap tumbuh dengan indah. Begitu pula dengan batik, melalui proses yang sangat lama, pada akhirnya menjadi sebuah karya yang cantik serta bernilai tinggi. Harga per lembar mulai Rp 300.000 – Rp 600.000. (*)
4. Sekar Mentari Batik
Batik tulis Sekar Mentari berasal dari Desa Pakisaji. Berbagai bunga menjadi cirri khas motifnya. Terbuat dari kain katun yang dingin membuat batik Sekar Mentari enak dipakai dan cocok dibikin model apa pun. Pewarnaan remasol atau pewarnaan sistem colet/kuas, naptol dan alam menjadi pilihan Sekar Mentari dalam menghasilkan batik berkualitas. Serasa belum lengkap datang ke Pakisaji sebelum datang ke galeri Sekar Mentari. (*)
5. Lunang Keripik Gedang
Keripik pisang adalah camilan tradisional dari masa ke masa yang disukai anak-anak sampai orang tua.
Keripik pisang “LuNang” terbuat dari pisang kepok merah atau pisang gajih, yang pasti rasanya kres dan kriuk. Ada tiga varian rasa yang diproduksi, manis, gurih dan original. Soal harga, dijamin ramah di kantong. Tersedia dalam kemasan premium dan standing dengan harga mulai Rp 10.000 hingga Rp 20.000. (*)
6. Zezen Art Brush
Kaos lukis Airbrush adalah kaos polos yang dilukis dengan teknik lukis airbrush. Sebuah teknik senirupa yang menggunakan tekanan udara untuk menyemprotkan cat atau tinta khusus tekstil. Konsumen bebas memilih gambar yang mau dilukis. Rata-rata foto yang dipesan adalah gambar wajah.
Kaos lukis airbrush bisa menjadi salah satu media untuk mengabadikan orang-orang spesial di kehidupan Anda. Sang pemakai pun bakal selalu mengingat keberadaannya. (*)
7. Wien Collection
Wien Collection menghadirkan tas anyaman rotan sintetis berbahan baku dari plastik. Desainnya tidak hanya cantik, tetapi juga kokoh, kuat serta tahan lama. Aneka kerajinan tangan lahir dari UMKM ini. Seperti tas fashion, tas belanja, tempat tisu, vas bunga, tempat pensil, tempat hantaran, dan lainnya. (*)
8. Jalur Rempah Sri Tanjung
“Nenek moyangku orang pelaut”, bukanlah lagu isapan jempol belaka. Lagu tersebut memiliki kandungan sejarah generasi bangsa dan hubungan jalur rempah dunia. Nenek moyang telah mengarungi samudra dan dilakukan generasi luhur Indonesia melalui perdagangan rempah yang luar biasa. Manifestasi warisanpun dapat dinikmati hingga generasi saat ini, salah satunya inovasi munculnya olahan rempah yang diproduksi oleh Sri Tanjung.
Sri Tanjung menyediakan minuman rempah siap seduh yang dapat disajikan dalam keadaan hangat maupun dingin. Produk andalan kaya akan rempah itu seperti Jaselang (Jahe, Secang, Alang-alang Malang), Djawana (Jahe, Temulawak Malang) dan menerima pesanan sari rempah bubuk lainnya sesuai pemesanan pembeli.
Selain untuk oleh-oleh yang dapat menyehatkan keluarga dan kerabat tercinta, produk Sri Tanjung diolah secara tradisional dengan perhatian khusus dan tanpa mengandung pengawet serta tanpa bahan kimia. Alami, menyehatkan, dan kepuasan pembeli adalah tujuan utama UMKM ini. (*) Editor : Shuvia Rahma