Restoran yang menawarkan daging dengan kualitas terbaik dan pelayanan kelas dunia ini membuka cabang ke 40 di Indonesia yakni di Elpico Mall, lantai satu, Jalan Villa Puncak Tidar, Kabupaten Malang.
Kehadiran Gyu-Kaku disambut antusias oleh pemerintah setempat. Bahkan Bupati Malang H. M Sanusi meresmikan langsung bersama CEO Kristall Tee Indonesia Gilbert Setiawan dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita.
“Selamat untuk Gyu-Kaku. Mudah-mudahan sukses dan terus berkembang untuk Kabupaten Malang,” ujar Sanusi dalam sambutannya.
Sanusi menyambut dengan antusias perkembangan Elpico sebagai kawasan bisnis di Kabupaten Malang. Selain meningkatkan iklim investasi dan ekonomi di Kabupaten Malang, kawasan ini akan meningkatkan sektor pariwisata.
Menurutnya, selain masyarakat berwisata, mereka juga butuh makan untuk memenuhi kebutuhannya. “Makanan yang terbaik tentunya akan menjadi tujuan wisata pula,” ujar Bupati Malang ini.
“Mudah-mudahan bisa mengembangkan lagi di Kabupaten Malang. Karena ini sesuatu yang baru. Dan kami memberikan banyak kemudahan investor untuk membuka bisnisnya di Kabupaten Malang. Soal perizinan tak perlu khawatir,” jelas Sanusi.
Lokasi Gyu-Kaku Japanese BBQ Restaurant berada di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Lokasinya strategis dengan view perkotaan karena letaknya di atas ketinggian. Jaraknya cukup dekat dengan Kota Malang.
“Wisatawan itu, ketika sudah menikmati alam dan keindahan Kabupaten Malang berikutnya adalah makan yang akan dituju. Makanan yang terbaik akan menjadi tujuan wisata,” ujar Sanusi.
Restoran daging yang berasal dari Jepang ini menawarkan makanan Yakiniku ala Jepang. Pengunjung dapat menikmati sensasi memasak sendiri daging yang disediakan dalam satu paket atau dapat memilih paket all you can eat untuk bisa makan sepuasnya.
Sementara itu, CEO Kristall Tee Indonesia Gilbert Setiawan mengatakan jika segmentasi pasar di Malang, Gyu-Kaku optimistis akan mendapatkan pangsa pasar yang besar di daerah yang kaya akan potensi alam ini. “Kita masukkan ke Malang untuk melihat daya ukur segmentasi pasar di Malang. Nantinya kita akan bawa lebih besar lagi, lebih baik lagi, dan lebih menarik untuk masyarakat Malang Raya,” jelas Gilbert. (ren) Editor : Didik Harianto