Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Harga Telur Ayam Jadi Biang Inflasi di Kota Malang

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 2 April 2024 | 20:15 WIB
HARGA TURUN: Telur ayam ras di Transmart dijual dengan harga Rp 2.699 per ons atau Rp 26.999 per kilogram
HARGA TURUN: Telur ayam ras di Transmart dijual dengan harga Rp 2.699 per ons atau Rp 26.999 per kilogram

MALANG KOTA - Telur ayam jadi komoditas pangan yang mengalami lonjakan harga pada momen Ramadan dan Lebaran tahun ini. 

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat harga telur ayam mengalami inflasi sebesar 18,9 persen secara month to month (mtm). 

Bahkan menjadi penyumbang terbesar kedua inflasi setelah daging ayam. 

Baca Juga: Di Malang, Cabai Merah Penyumbang Terbesar Inflasi

Kepala BPS Kota Malang Umar Sjaifudin menyebutkan telur dan daging ayam selalu menjadi komoditas penyumbang inflasi pada Ramadan dan Lebaran. 

Tak terkecuali pada tahun ini. 

Bahkan kenaikan sudah mulai terasa sejak Januari. 

”Harga telur ayam rata-rata Rp 30.800 per kilogram,” tuturnya. 

Dia menjelaskan, inflasi Kota Malang pada Maret 2024 tercatat 0,66 persen secara mtm. 

Angka tersebut lebih tinggi dibanding inflasi Jawa Timur sebesar 0,64 persen dan nasional sebesar 0,52 persen. 

”Kelompok makanan, minuman dan tembakau mempunyai andil sebesar 0,48 persen dan memberikan andil yang paling tinggi terhadap inflasi Kota Malang,” terangnya.

Baca Juga: Kota Malang Gelontor 9.500 Paket Sembako untuk Tekan Inflasi

Pantauan di pasar tradisional dan modern Kota Malang, harga telur ayam saat ini sebenarnya sudah mulai turun di angka Rp 26 ribu per kilogram. 

Namun beberapa waktu lalu sempat menebus angka Rp 32 ribu per kilogram. 

Misalnya di Transmart Kota Malang, Senin (1/4). 

Di rak telur ayam ras terpampang harga Rp 2.699 per ons. 

Artinya, satu kilogram telur ayam dibanderol dengan harga Rp 26.999.  

Sales Manager Fresh Bakery Transmart Malang menyebutkan, harga telur ayam mulai turun sejak sepekan lalu. 

”Paling tinggi pernah Rp 31 ribu. Karena harga dari supplier sekarang sudah turun, kami ikut turun,” tuturnya. 

Dia menjelaskan, kenaikan harga telur yang sempat terjadi disebabkan harga pakan ayam yang mahal. 

Permintaan dari masyarakat juga melonjak pada saat memasuki bulan Ramadan. 

Meski harga meningkat, permintaan telur ayam tetap besar. 

”Selain daging ayam dan beras,” tuturnya. 

Di Pasar Kebalen, harga telur ayam juga mulai turun di harga Rp 26 ribu per kilogram. 

Salah satu pedagang bernama Sadam Husein menyebutkan, harga telur ayam sempat mengalami kenaikan sejak akhir Februari lalu. 

”Sempat paling tinggi di harga Rp 32 ribu per kilogram selama Ramadan ini,” ungkapnya.  

Selain karena kebutuhan meningkat, stok yang didapat dari pemasok juga menurun. (dur/fat)

 

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Harga Telur Ayam #malang #inflasi