Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tingkat Konsumsi Rumah Tangga Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Aditya Novrian • Senin, 17 Juni 2024 | 16:05 WIB
PILIH YANG BERKUALITAS: Seorang wanita memilih peralatan untuk memasak di salah satu toko pecah belah kemarin siang. (Satria Cahyono/Radar Malang)
PILIH YANG BERKUALITAS: Seorang wanita memilih peralatan untuk memasak di salah satu toko pecah belah kemarin siang. (Satria Cahyono/Radar Malang)

MALANG KOTA - Kondisi ekonomi Kota Malang terus mengalami pertumbuhan. Itu bisa dilihat dari indeks kondisi ekonomi (IKE) Mei lalu berada pada level 152,50. Meningkat jika dibanding bulan sebelumnya yang masih di level 147,17.

Ada sejumlah penyebab ekonomi Kota Malang terus mengalami pertumbuhan. Salah satunya yakni tingkat konsumsi rumah tangga yang semakin tinggi. Selama Mei lalu, masyarakat cenderung menghabiskan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan primer.

Berbeda dengan bulan sebelumnya ketika April. Masyarakat cenderung membeli kebutuhan sekunder untuk memenuhi perayaan Idul Fitri.

”Kalau Mei lalu tingkat konsumsi barang yang dicari konsumen itu memiliki daya tahan lama. Karena kita tahu bahwa khusus untuk kebutuhan primer selalu jadi prioritas masyarakat,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Malang Febrina.

Dalam capaian tersebut juga menunjukkan optimisme konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi enam bulan ke depan. BI memprediksi kepercayaan konsumen terhadap ekonomi terus menguat dibandingkan bulan sebelumnya.  Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan komponen penyusun lainnya.

Khususnya pada indeks ekspektasi penghasilan. Artinya, hingga akhir tahun nanti, masyarakat memprediksi penghasilan akan meningkat, sehingga membuat mereka akan sering berbelanja.

”Kondisi ini yang terus membaik setidaknya jadi tanda bahwa ekonomi sudah mulai stabil,” jelas Febrina.

Selain IKE, capaian indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Mei 2024 tercatat sebesar 162,25. Menguat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang masih di level 157,00. Febrina menambahkan, angka tersebut mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat.

”Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap berada pada level optimis (indeks>100). Kenaikan IKK didorong oleh membaiknya IKE)dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK),” terangnya. (dur/adn)

Editor : Aditya Novrian
#pertumbuhan #ekonomi