MALANG KOTA – Pendapatan pajak dari sektor hiburan di Kota Malang masih belum memenuhi harapan.
Dari target pajak hiburan tahun ini sebesar Rp 74 miliar, hingga akhir Juni Kota Malang baru mengumpulkan Rp 5,9 miliar.
Kondisi rendahnya pajak hiburan Kota Malang tidak jauh berbeda dibanding tahun lalu.
Tantangan untuk mengejar target pendapatan dari pajak hiburan yang saat ini masuk dalam kelompok Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PJBT) memang tidak mudah.
Itu jika berkaca pada kinerja tahun lalu.
Dari total target Rp 65 miliar sepanjang 2023, ternyata hanya tercapai Rp 11, 5 miliar atau 17 persen saja.
Apalagi tahun ini dinaikkan menjadi Rp 74 miliar.
Kepala Subbidang Pajak Daerah II Bidang Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Ramdhani Adhy Perdana menyebutkan, kenaikan target tersebut dilakukan karena naiknya tarif beberapa objek pajak hiburan.
Seperti pajak karaoke yang sebelumnya 25 persen menjadi 50 persen.
Baca Juga: Setoran Pajak Hiburan Kota Malang Masih Rendah
”Kalau pajak karaoke saja tidak diketahui berapa perolehannya. Tapi kalau kode rekening karaoke, kelab malam, dan bar mencapai Rp 649 juta,” tuturnya.
Dia menilai 22 wajib pajak hiburan karaoke masih belum banyak menyumbang perolehan pajak daerah.
Sektor yang mendominasi perolehan pajak hiburan adalah konser, playground, dan juga tontonan bioskop.
Dia menyebutkan, peningkatan realisasi pajak hiburan biasanya meningkat pada akhir tahun.
Itu karena banyak pihak yang menyelenggarakan konser musik.
Selama ini, konser atau hiburan musik menjadi penyumbang pendapatan pajak hiburan yang cukup besar.
Dengan tarif pajak 10 persen, satu konser bisa menyumbang sampai ratusan juta rupiah.
”Konser akhir tahun di Kota Malang biasanya mendatangkan artis-artis terkenal,” imbuhnya.
Selain itu, kata Ramdhani, bioskop atau tontonan film juga akan menyumbang realisasi yang cukup besar.
Baca Juga: Pemkot Malang Patok Target Pajak Hiburan Rp 74 M, Karaoke dan Spa Terancam semakin Sepi?
Momennya juga sama pada akhir tahun.
Saat itu biasanya bermunculan film-film bagus yang ramai diminati masyarakat.
Sementara playground atau tempat bermain juga akan menyumbang banyak pada bulan ini dan akhir tahun karena momen libur sekolah. (dur/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana