MALANG KOTA - Jumlah hotel bintang lima di Kota Malang segera bertambah dalam waktu dekat.
Rencananya, hotel berbintang itu akan berdiri di Jalan Letjen Sutoyo, Lowokwaru pada tahun depan.
Proses perizinan pembangunan hotel kini tinggal menunggu keputusan Pemprov Jatim.
Kabarnya, izin pembangunan tinggal menyisakan analisis dampak lingkungan (amdal) saja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Arif Tri Sastyawan menyampaikan, rencana pembangunan hotel bintang lima di sana sebenarnya sudah lama.
Namun, baru diseriusi pada tahun ini.
”Yang membangun dan mengelola adalah jaringan Novotel Hotel. Kabarnya nanti hotel dibangun sampai 20 lantai,” beber Arif kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin siang.
Terkait izin pembangunan hingga 20 lantai, Arif menegaskan pihak hotel sudah mendapat izin dari Lanud Abd. Saleh tentang Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).
Sambil menunggu amdal turun, pihaknya sudah menekankan kepada pengelola hotel untuk membangun pembuangan air limbah.
Itu karena lokasi hotel berdekatan dengan permukiman penduduk.
”Kami harap perizinannya bisa segera selesai, karena hotel bintang lima ini akan menyerap ratusan tenaga kerja. Kebutuhan hotel bintang lama rata-rata 500 pegawai, kalau 300 khusus warga Kota Malang sudah lumayan,” ujar pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Manfaat dari pembangunan hotel bintang lima itu juga meningkatkan nilai investasi Kota Malang.
Diperkirakan nilai investasinya bisa di atas Rp 500 miliar.
”Kebutuhan hotel bintang lima di Kota Malang ini cukup tinggi. Karena misalnya Grand Mercure Malang Mirama sering kali tiap akhir pekan fully booked,” pungkas mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kota Malang itu. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana