Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa Malang Jangan FOMO dan FOPO Investasi, Apa Itu? Ini Penjelasan Para Ahli Perbankan agar Cakap Main Saham

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 16 Oktober 2024 | 00:50 WIB
Seminar edukasi investasi digital di kampus UB Malang
Seminar edukasi investasi digital di kampus UB Malang

MALANG – Investasi digital memang sedang naik daun, tetapi jangan FOMO dan FOPO.

Felicia Putri, influencer finansial, menerangkan fear of missing out (FOMO) dan fear of people opinion (FOPO) dalam berinvestasi sangat berbahaya.

Karena, tiap orang punya batas finansial yang berbeda-beda.

Menurutnya, calon investor harus punya tujuan, tidak harus besar.

“Keuangan kita terbatas, investasi mesti diatur, jangan FOMO dan FOPO,” jelas Felicia dalam seminar edukasi investasi digital bersama CIMB Niaga di auditorium UB, Selasa (15/10).

Prof Dr Ali Syafa’at, Wakil Rektor 2 Bidang Keuangan UB sepaham.

"Bukan untuk menjadi kaya secepatnya tapi berinvestasi secepatnya," katanya.

Selain dua figur tersebut, para mahasiswa juga mendapat insight dari dua narasumber ahli.

Pertama, Head of Digital Banking, Branchless & Partnership CIMB Niaga Lusiana Saleh.

Kedua, Presiden Direktur Prinvipal Asset Management Naresh Khrishnan.

Naresh menegaskan, ada banyak pilihan investasi.

Contohnya pasar saham, obligasi maupun pasar uang dengan bantuan manager keuangan.

"Rata rata kenaikan inflasi di Indonesia 4 persen. Sementara investasi di pasar saham return yang didapat 8 hingga 12 persen " ungkap Naresh.

Ia juga menganalogikan bahwa berinvestasi seperti berenang.

Dengan melihat video renang saja, manusia tidak bisa berenang.

Agar bisa berenang, dia harus masuk ke kolam renang.

Begitu juga, jika terjun ke dunia investasi saham maka harus total.

Calon investor pun harus serius cari informasi sebanyak mungkin.

Lusiana Saleh mengajak para mahasiswa untuk membuat uang bekerja untuk mereka.

"Dengan memanfaatkan Octo mobile semua bisa berinvestasi bahkan mulai dari Rp 10.000,-. Tidak semua orang punya uang besar, namun sepuluh ribu bisa menjadi awal,” jelasnya.

Seminar edukasi investasi digital dikemas dalam Kejar Mimpi Wealth Fest.

Rangkaian acara juga diramaikan dengan beragam kegiatan menarik.

Di antaranya Pasar Rakyat yang mengajak 30 UMKM lokal, experiential learning melalui art workshop, dan beragam promo menarik lainnya.

Rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai kelanjutan dari kerja sama CIMB Niaga dengan Universitas Brawijaya.

Sebelumnya pada Kamis, (10/10/2024), CIMB Niaga telah meresmikan Digital Lounge @Campus pertama di Universitas Brawijaya (UB), Malang.

Digital Lounge itu merupakan kantor cabang digital yang dilengkapi beragam fasilitas perbankan modern.

Tujuannya, untuk memberikan kemudahan layanan perbankan bagi civitas akademika.

Digital Lounge @Campus UB termasuk satu dari 8 fasilitas finansial kampus di Indonesia.

Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung, Direktur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini, dan Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc, meresmikan digital lounge itu di Kampus UB, Malang, Kamis (10/10).(mon/fin)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#FOPO #fomo #investasi #mahasiswa #Perbankan #malang