Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Harga Cabai dan Bawang naik Lagi setelah Lebaran

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 7 April 2025 | 16:46 WIB
PERMINTAAN TINGGI: Pedagang sayur di pasar Kebalen mengaku jumlah pembeli cabai tetap banyak meskipun harganya kembali naik kemarin (6/4). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
PERMINTAAN TINGGI: Pedagang sayur di pasar Kebalen mengaku jumlah pembeli cabai tetap banyak meskipun harganya kembali naik kemarin (6/4). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Harga komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan di beberapa pasar tradisional Kota Malang seusai libur Lebaran.

Paling tinggi terjadi pada komoditas cabai rawit dan bawang merah.

Diduga kenaikan harga itu dipicu tingginya permintaan serta keterbatasan pasokan dari petani.

Pantauan di Pasar Kebalen kemarin (6/4), harga cabai rawit mencapai Rp 75 ribu per kilogram.

Padahal sebelumnya sudah sempat turun ke angka Rp 60 ribu per kilogram.

Sementara harga bawang merah naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Kebalen, Rumsiyah, mengatakan harga cabai rawit yang paling bagus sempat mencapai Rp 120 ribu per kilogram saat hari H Lebaran.

Setelah itu harganya terus menurun hingga menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

Anehnya, kemarin kembali mengalami kenaikan harga cukup tinggi.

Meskipun harga kembali naik, Rumsiyah mengatakan bahwa pembeli cabai merah di tempatnya tetap banyak.

Terutama untuk kebutuhan memasak hidangan untuk silaturahmi Lebaran.

Bahkan dia mengaku sempat kehabisan stok pada H + 2 Lebaran akibat tingginya permintaan.

”Per hari bisa terjual 10 kilogram lebih,” ungkapnya.

Untuk bawang merah, pembeli sebenarnya memiliki banyak pilihan harga.

“Kalau yang harganya Rp 60 ribu itu yang paling bagus. Kalau mau yang kecilkecil ada yang Rp 35 ribu per kilogram,” terangnya.

Sementara itu harga komoditas lain cenderung stabil.

Seperti sayuran dan cabai merah besar mengalami kenaikan tidak begitu besar.

Harga daging ayam juga stabil di angka Rp 33 ribu per kilogram, sedangkan telur ayam ras dijual Rp 28 ribu per kilogram.

Pedagang lain bernama Nur Aini mengatakan, harga tersebut hampir sama dengan saat bulan Ramadan. ”Hanya naik sekitar Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kilo gram,” tuturnya. (dur/fat)

Editor : A. Nugroho
#harga naik #pasar kebalen #Kota Malang #Permintaan meningkat #Komoditas Bahan Pangan