KEPANJEN - Demi menjaga kebersihan dan estetika Stadion Kanjuruhan, pedagang kaki lima (PKL) dilarang berjualan di depan stadion.
Namun hingga kemarin (18/4), masih banyak PKL berjualan di area terlarang. Pantauan wartawan koran ini di lokasi, para PKL di depan Stadion Kanjuruhan mulai buka lapak sejak pukul 18.00.
Tiap malam selalu ada empat sampai lima yang mangkal. Mulai warung kopi, bakso, dan jajanan lain. Rata-rata mereka sudah mengetahui bahwa area depan stadion harus steril PKL. Tapi nekat berjualan karena ingin mengais rupiah.
“Sebenarnya sudah disiapkan tempat berjualan di dalam, tapi kalau malam pengunjung lebih senang di depan stadion,” ucap salah seorang PKL yang enggan menyebutkan namanya.
Baca Juga: Revisi Perda PKL di Alun Alun Merdeka Belum Jadi Prioritas
Menurut dia, lokasi yang disediakan Pemkab Malang terlalu jauh ke dalam. Mereka khawatir tidak mendapat pelanggan, sehingga memilih berjualan di depan.
”Konsumen malas masuk terlalu jauh ke dalam kalau hanya untuk ngopi,” kata pedagang yang lapaknya berada di urutan kedua dari timur itu.
Sebelumnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang sudah menetapkan sisi timur stadion sebagai sentra PKL. Para penjual akan membentuk huruf L dari gerbang stadion sebelah timur menuju selatan.
Pihaknya juga akan membangun 10 kios untuk relokasi eks pedagang kios tribun stadion.
Baca Juga: Siapkan Tempat Khusus PKL Alun-Alun Merdeka, Dibikin Berjarak dengan Taman, Usung Konsep Food Court
Bekerja sama dengan Satpol PP, dispora mulai menertibkan PKL yang masih berjualan di depan stadion. Penertiban pertama pada 19 Januari lalu, dan sudah puluhan PKL yang terjaring.
Larangan PKL berjualan di area tersebut sudah diatur dalam pasal 20 B Perda Nomor 11 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum yang melarang berdagang di tepi jalan umum.
Di pihak lain, Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Firmando H. Matondang mengatakan, sementara ini pihaknya memaklumi PKL yang mangkal di area tersebut, namun hanya malam hari. Siangnya tetap dilarang.
“Asalkan saat pagi sudah kembali bersih tanpa meninggalkan sampah yak gak papa,” pungkasnya. (aff/dan)
Editor : A. Nugroho