Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PG Kebon Agung Target Produksi Gula Meningkat 20 Persen

A. Nugroho • Sabtu, 26 April 2025 | 19:29 WIB

ANTUSIASME: Pengajian yang menghadirkan Gus Iqdam dalam rangka menyambut musim giling tebu tahun 2025 PG Kabon Agung dipadati masyarakat.
ANTUSIASME: Pengajian yang menghadirkan Gus Iqdam dalam rangka menyambut musim giling tebu tahun 2025 PG Kabon Agung dipadati masyarakat.

KEBON AGUNG – Hari ini (26/4), musim giling tebu tahun 2025 di PG Kebon Agung, Kecamatan Pakisaji resmi dibuka. Dengan tagline “Satu Jiwa Bersama Meraih Swasembada”, PG Kebon Agung menargetkan produksi tebu dan gula meningkat 20 persen dibanding produksi tahun lalu.
Rangkaian acara selamatan giling tebu sudah dimulai sejak 17 Maret lalu. Mulai dari pembagian sembako pada warga, santunan pada anak panti asuhan, kebaktian Kristiani, dan jalan sehat bersama. Kemudian 16 April lalu dilanjutkan pengajian bersama dengan mengundang ustad kondang Gus Iqdam. Lalu 29 April nanti dilanjutkan donor darah.
Direktur Utama PT Kebon Agung Didid Taurisianto mengatakan, musim giling tahun 2025 ini menggunakan tema “Satu Jiwa Bersama Meraih Swasembada,”. Hal itu sebagai wujud dukungan nyata terhadap proyek jangka panjang swasembada pangan yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto. PG Kebon Agung sebagai salah satu bagian industri gula memiliki peran penting dalam perwujudan swasembada pangan tuntas 2030. “Kami dukung swasembada pangan dengan menginvestasikan mesin dan menaikkan kapasitas giling,” ujar Didid kemarin.

MERIAH: Jajaran pimpinan PG Kebon Agung menyerahkan hadiah kepada peserta beruntung dalam Jalan Sehat beberapa waktu lalu.
MERIAH: Jajaran pimpinan PG Kebon Agung menyerahkan hadiah kepada peserta beruntung dalam Jalan Sehat beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, dua hal itu dilakukan dengan menaikkan produktivitas tanaman tebu. Rumus pentingnya dengan menaikkan kemitraan dengan petani. Dia yakin, semakin sejahtera petani, produktivitas tanaman tebu akan semakin meningkat. Indikasi terlihat sejak naiknya harga pokok penjualan (HPP) gula dari sebelumnya Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per kilogram.


Para petani tebu semakin sejahtera dan tahun ini secara serentak produktivitas tebu maupun gula meningkat. “Sesuai perintah presiden, kami mulai buka giling pada bulan Mei mengikuti arahan pemerintah,” kata Pemimpin PG Kebon Agung Arifin di sela kegiatan. Dia optimistis target peningkatan 20 persen produksi gula akan terwujud. Sebab lahan tebu semakin meluas, varietas yang ditanam para petani juga semakin unggul. Dengan begitu, PG Kebon Agung turut andil dalam percepatan swasembada pangan Indonesia. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#gus iqdam #pabrik #malang #PG Kebon Agung