GRESIK - Sebanyak 239 Koperasi Merah Putih di Kota Pudak telah terbentuk.
Kemarin (25/4) sore, rapat koordinasi daerah (Rakorda) berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).
Pemkab Gresik memastikan pembentukan badan hukum selesai kemarin.
Rakorda tersebut dihadiri langsung Staf Ahli Kementerian Koperasi Budi Wijaya.
Dirinya menyampaikan, pembentukan Koperasi Merah Putih di Gresik merupakan yang pertama di Indonesia.
”Pak Prabowo bilang, koperasi ini untuk kesejahteraan masyarakat. Dan di Gresik ini sudah didaftarkan ke notaris,” ucapnya.
Pihaknya berharap kabupaten lain mencontoh Gresik dalam pembentukan Koperasi Merah Putih.
Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani berterima kasih kepada kepala desa dan camat yang sudah maraton menyelenggarakan musyawarah desa.
Lalu bagi desa yang belum, diharapkan segera melaksanakan musdes untuk pembentukan koperasi.
”Yang pesimistis yang tidak bergerak akan kami tinggal. Bahkan nanti bantuan keuangan tidak saya tanda tangani,” ucapnya.
Alasan mantan Ketua DPRD itu karena koperasi dibentuk untuk membentuk roda ekonomi baru di desa.
Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Banyak sekali yang bisa dijalankan koperasi, bisa simpan pinjam untuk perangi pinjol hingga apotek kerjasama dengan puskesmas pembentu,” jelasnya.
Yani memastikan koperasi yang sudah terbentuk akan dituntaskan status badan hukumnya pada Jumat (25/4).
Wakil Bupati Asluchul Alif menambahkan, pihaknya juga akan membentuk tim pendampingan dan monitoring. (son/adn)
Editor : Aditya Novrian