Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

BRI Catat Laba Rp13,8 Triliun di Kuartal I 2025, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sehat

Aditya Novrian • Rabu, 30 April 2025 | 18:45 WIB

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi di Konfersi Pers Paparan Kinerja Keuangan Triwulan 1 Tahun 2025 Secara Daring, Rabu (30/04/2025). (Radar Malang/Nailah Padmasari)
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi di Konfersi Pers Paparan Kinerja Keuangan Triwulan 1 Tahun 2025 Secara Daring, Rabu (30/04/2025). (Radar Malang/Nailah Padmasari)

RADAR MALANG - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berhasil mencapai laba bersih periode berjalan Rp13,80 triliun dan memiliki aset sebesar Rp2.098,23 T secara tahunan (yoy).

Salah satu faktor pertumbuhan ini karena adanya penyaluran kredit yang sehat dan konsisten.

Pada fungsi intermediasi, penyaluran kredit BRI yang tercatat sebesar Rp1.373,66 triliun per-triwulan pertama tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, porsi penyaluran kredit didominasi oleh segmen UMKM yang tercatat sebesar Rp1.126,02 triliun, dengan komposisi sebesar 81,97% terhadap total portofolio kredit.

Baca Juga: Berkat LinkUMKM BRI, Pengusaha Ini Mampu Naik Kelas Kembangkan Produk dan Perluas Skala Usaha

“Pertumbuhan ini didorong penyaluran kredit yang selektif dan berkualitas, semua segmen kredit mencatatkan pertumbuhan positif dengan tetap berfokus pada segmen UMKM,” ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BRI, saat konferensi pers Paparan Kinerja Keuangan BRI Triwulan I Tahun 2025 secara daring di Jakarta, Rabu (30/04/2025).

Pertumbuhan positif penyaluran kredit UMKM BRI turut didukung oleh berbagai upaya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan.

Salah satu inisiatif utama adalah melalui kehadiran Agen BRILink yang kini telah mencapai 1,2 juta agen dan berhasil menjangkau lebih dari 67 ribu desa, atau sekitar 88% dari total desa di Indonesia, dengan total volume transaksi sebesar Rp423 T per-Maret 2025.

Dari sisi pendanaan, BRI menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.421,60 T, didominasi oleh dana murah (CASA).

Baca Juga: Menengok Kisah UMKM Bali Nature yang Go International setelah Mendapat Pemberdayaan BRI

Dana giro dan Tabungan (CASA) tumbuh 7,06% (yoy) dengan porsi 65,77% dari total DPK.

Pencapaian CASA BRI salah satunya didukung oleh transaksi digital melalui app BRImo.

Per-triwulan pertama tahun 2025, BRImo mencapai 40,28 juta user dengan jumlah total transaksi finansial sebesar Rp1,2 M dan volume transaksi Rp1.599 T.

Dan didukung oleh jangkauan layanan di Indonesia dengan lebih dari 36.600 tenaga pasar serta lebih dari 6.000 unit kerja mulai dari kantor cabang hingga BRI Unit yang tersebar hingga ke pelosok negeri.

Hery Gunardi mengungkapkan bahwa BRI kini ingin tumbuh lebih sehat dan sustain.

BRI akan melakukan transformasi dari sisi funding dengan akselerasi sistem CASA dari consumer, penguatan dari sisi labilitas DPK atau CASA.

Dengan kondisi saat ini, BRI mempunyai BRImo tentunya akan melakukan peningkatan baik dari user dan fiturnya.

Selain itu, juga akan mendorong sinergi dengan perusahaan anak, seperti pegadaian, asuransi, dan multi finance, serta membangun pondasi yang kuat dari human capital untuk tetap bisa bersaing. (nai)

Editor : Aditya Novrian
#Bank Rakyat Indonesia #BBRI #BRI