MALANG KOTA - Sebanyak 19 pelaku usaha lokal akan meramaikan UMKM Shopping Festival yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI). Festival digelar selama dua hari, yakni 27–28 Mei mendatang di Malang Town Square (Matos).
Semua pelaku usaha yang terlibat berasal dari sektor fashion. Ada batik, kerajinan, alas kaki, hingga produk olahraga.
Brand-brand itu antara lain Kupu Sutera, Batik Pandan Arum, Athaya Arts, Ayung Sportindo, Gloshoes, Madukara, Eurika, dan Thrilogic. Kemudian ada Dasterqu Heny Collection, Batik Blimbing, Ethnique Handmade, Alfi Leather, Batik Lestyo by Nayotama, hingga AntiQue Batik.
Kemarin (23/5), para pelaku usaha mengikuti technical meeting. Materi yang dibahas mulai jadwal loading, susunan acara, hingga kriteria lomba booth terbaik. Di samping itu, UMKM Shopping Festival juga jadi ajang kompetisi antar-tenant.
”Ada lima indikator penilaian booth terbaik,” kata M. Santoso, Perwakilan Protokoler BRI Kanwil Malang.
Penilaiannya mencakup inovasi (30 persen), potensi pasar (20 persen), packaging (10 persen), keberlanjutan usaha (20 persen), penggunaan layanan BRI (10 persen), dan performa di lokasi (10 persen). Acara itu bukan cuma pameran, tapi juga pesta diskon. Masing-masing tenant bebas memberi promo sesuai kebijakan mereka. Tujuannya, memacu penjualan dan daya saing pelaku usaha lokal.
”Festival ini bagian dari perayaan HUT Ke-130 BRI,” tambah Santoso. Ia berharap ajang ini bisa jadi motor kebangkitan UMKM di Kota Malang. Sesuai slogannya yakni Penguatan UMKM Menuju Berdaya Saing dan Berjaya.
Editor : A. Nugroho