MALANG KOTA - Harga sejumlah bahan pokok (bapok) di Malang mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Adha. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah yang melonjak hingga 50 persen dalam sepekan terakhir. Pemkot Malang menyebut faktor distribusi dan peningkatan permintaan sebagai pemicu utama.
Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang mencatat lonjakan harga cabai hingga 50 persen itu disebabkan naiknya biaya transportasi, termasuk biaya operasional dan jasa kurir. Harga cabai merah pada 26-28 Mei masih Rp 23 ribu per kilogram, namun terus melonjak hingga Rp 35 ribu per 3 Juni di 26 pasar.
Selain cabai merah, komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah telur ayam ras, dari harga Rp 24 ribu menjadi Rp 25,5 ribu per kilogram. Namun, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi menyatakan bahwa harga tersebut masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.
Di sisi lain, terdapat komoditas bapok yang mengalami penurunan harga, yaitu bawang putih dari Rp 38 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Eko menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok di pasar jelang Idul Adha aman dan tidak ada indikasi kelangkaan.
Berdasarkan pantauan di Pasar Blimbing, harga cabai merah sudah mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Beberapa pedagang menyatakan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak tiga hari lalu, dan memang biasanya harga naik menjelang Lebaran, seperti yang dikatakan Sumiah, salah satu pedagang bapok di Pasar Blimbing.
(aff/adn)
Editor : A. Nugroho