Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tenant Makanan dan Minuman Jadi Andalan Mal di Malang Genjot Transaksi: Matos Targetkan 30 Persen, MOG Sudah Capai 25 Persen

Bayu Mulya Putra • Selasa, 15 Juli 2025 | 16:57 WIB
SUMBANG ANGKA KUNJUNGAN: Salah satu tenant kuliner yang baru resmi hadir di Malang Town Square (Matos) mulai kemarin (14/7).
SUMBANG ANGKA KUNJUNGAN: Salah satu tenant kuliner yang baru resmi hadir di Malang Town Square (Matos) mulai kemarin (14/7).

MALANG KOTA - Angka transaksi di sejumlah mal masih menurun. Hampir semua tenant merasakannya, kecuali tenant makanan dan minuman (mamin). Sebab, kunjungan dan transaksi di setiap mal selalu disumbang dari tenant-tenant itu.

”Karena itu, penambahan sektor makanan dan minuman diharapkan bisa meningkatkan kunjungan dan penjualan,” ujar Mal Director Malang Town Square (Matos) Fifi Trisjanti. Terutama untuk makanan-makanan yang mampu menarik banyak pelanggan. Pada hari biasa, Matos bisa dikunjungi 18 ribu warga.

Dengan menambah tenant makanan, Fifi berharap angkanya bisa bertambah lagi. Saat ini, dominasi sektor makanan dan minuman sudah menempati 15 persen dari total tenant. Manajemen Matos berencana menambah tenant makanan dan minuman hingga 30 persen. Untuk itu, kemarin (14/7) pihaknya meresmikan pembukaan Ah Bang Kopitiam sebagai kedai kopi tradisional pertama yang masuk Matos.

Manajer Operasional Ah Bang Kopitiam Yuliani melihat pangsa pasar di Matos didominasi mahasiswa. Dia merasa target konsumennya cocok dengan pengunjung Matos. ”Harga kami juga cukup bersahabat, mulai Rp 18 ribu saja sesuai kantong mahasiswa,” kata dia. 

Pihaknya melihat peluang perluasan pasar kafenya di dalam mal. Empat cabang sebelumnya sudah menargetkan keluarga. Kini, dengan masuk ke mal, Ah Bang Kopitiam ingin pasarnya bisa dijangkau mahasiswa. Hanya saja, belum ada smooking area yang biasanya disediakan kafe-kafe di luar mal. Penambahan fasilitas itu bisa menarik pangsa pasar lebih luas seperti pengunjung laki-laki.

Di sisi lain, Mal Olympic Garden (MOG) juga sudah menerapkan strategi yang sama sejak lama. Saat ini, makanan dan minuman menempati 25 persen tenant mal. ”Untuk penambahan masih belum ada rencana, sebab okupansi kami sudah 99 persen,” ujar Leasing Executive PT Mustika Taman Olympic (MOG) Peptina Magdalena. (aff/by)

Editor : A. Nugroho
#Tenant #ekonomi #Kota Malang #kuliner